Tradisi Balimau yang Sesungguhnya di Sungai Pisang

Penulis -

Selasa, 13 April 2021 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Balimau menjadi tradisi sebagian masyarakat Minangkabau menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.

Di kampung Sungai Pisang, kelurahan teluk kabung selatan kecamatan bungus teluk kabung ini misalnya, Tradisi balimau kembali lestari.

Kegiatan berawal pukul setengah lima sore, ketika tak kurang 31 ibu-ibu yang berlaku sebagai kemenakan berkumpul di depan gang Masjid Nurul Bahar Sungai Pisang.

Mereka berbaris di gang depan masjid berikut limau yang sebelumnya mereka sandang dengan dulang di kepala.

Dulang gadang atau dulang tinggi ini memiliki hiasan yang serupa, berwarna kuning.

Baca Juga:

Arak-arakan

Ibu-ibu ini menanti instruksi dari Kapalo Mudo dan Ketua Bamus Sungai Pisang beserta Ninik Mamak Delapan Suku di Nagari Teluk Kabung.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Begitu semuanya telah siap, arak-arakan pun mulai.

Ibu ibu mulai mengangkat dulang gadang atau dulang tinggi yang di dalamnya berisi air limau.

Arak-arakan mulai dari depan gang masjid Nurul Bahar hingga melewati simpang kantor lurah Teluk Kabung Selatan.

Sekitar seratus meter dari simpang itu, lokasi berhenti.

Selama arak-arakan berlangsung, sebagian dari Ninik Mamak ataupun perangkat nagari lainnya mengiringi dengan talempong tangan, menambah syahdu arak arakan berlangsung.

Dalam perjalanan juga terdapat beberapa ibu ibu yang berperan sebagai kemenakan ini terlambat, dan ikut dalam barisan di tengah.

Beberapa aparat kepolisian turut mengawal di lokasi perhentian yang dipimpin Panit 1 bidang binmas polsek Bungus Teluk kabung.

Setelah tiba di lokasi ada sedikit sambutan.  Kapalo mudo memulainya.

Jaga Protokol Kesehatan

Kemudian sambutan kedua oleh Bamus Sungai Pisang dan Perwakilan Polsek Bungus Teluk Kabung.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Ini baru pertama kali saya melihat balimau dalam arti sebenarnya.”

“Kami bersyukur tradisi menyambut Ramadhan ini tetap lestari.”

Baca Juga Milenialisme.com

Catatan kami, pelaksanaan balimau sebaiknya tetap patuhi protokol kesehatan.”

“Selanjutnya Ninik Mamak dan tokoh masyarakat harus berperan menjaga ketertiban dan keamanan selama bulan suci Ramadhan.”

“Terutama generasi muda untuk menghindarkan hal hal yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan.”

“Lebih baik kita meramaikan kegiatan di Masjid atau Musala,” Pesan Panit 1 Binmas Polsek Bungus Teluk Kabung.

Pesan Menjaga Tradisi Balimau

“Diambak gadang, dianjuang tinggi oleh anak kamanakan.”

“Ini sudah menjadi tradisi kami untuk balimau menyambut hari baik bulan baik seperti datangnya bulan suci Ramadhan,” Sebut ketua bamus Sungai Pisang Nasril Datuak Sari Maharajo.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Selain sudah menjadi tradisi oleh orangtua kami terdahulu. Mereka berpesan agar tradisi balimau ini jangan sampai hilang. Hingga akhirnya terlaksana seperti hari ini.” Tutur Yurizal Bandaro Panjang yang merupakan kapalo mudo di Sungai pisang.

Lebih lanjut yurizal juga menambahkan, balimau ini memiliki makna bahwa penyediaan limau oleh kemenakan kepada mamak mereka menunjukkan hati bersih kemenakan kepada mamak dalam menyambut bulan suci Ramadhan dan bulan-bulan selanjutnya.

Sebaliknya keikhlasan hati dari mamak atas limau yang  kepada kemenakannya, disiramkan ke kepala dan badan di akhir kegiatan balimau di sungai pisang ini.

Usai prosesi balimau yang ditandai dengan memercikan air di kepala dan sebagian badan, kegiatan ditutup dengan salam salaman, saling bermaafan menyambut bulan suci ramadan. (Adh)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB