Mengembangkan UMKM, Menyejahterakan Masyarakat

Penulis -

Kamis, 21 Juni 2018 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Hendri Arnis

(Walikota Padang Panjang 2013-2018)

Salah satu hal penting dalam pencapaian pembangunan Kota Padang Panjang adalah semakin meningkatnya angka pertumbuhan ekonomi. Sejak saya menjadi walikota terjadi peningkatan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun. Misalnya, Pendapatan perkapita masyarakat Padang Panjang yang meningkat dua tahun terakhir dari 49,78 juta tahun 2015 menjadi 53,64 juta tahun 2016. Walaupun belum signifikan, namun ini sudah di jalur yang benar dalam hal kebijakan ekonomi pemerintah daerah. Tentu ini adalah kerja keras dari banyak pihak, terutama pemerintah daerah yang menangani masalah pembangunan eknomi masyarakat. Dampak dari semakin membaiknya pembangunan ekonomi di Kota Padang Panjang juga berimbas pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Padang Panjang. IPM ini dapat dijadikan ukuran apakah suatu daerah tersebut maju, berkembang atau terbelakang.

Ada beberapa indikator utama dalam mengukur IPM ini, yaitu harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan standar hidup. Dari data BPS Kota Padang Panjang tercatat terjadinya peningkatan IPM tiga tahun terakhir. Misalnya, tahun 2015 IPM Kota Padang Panjang hanya berada pada angka 75,98. Lalu meningkat menjadi 76,50 pada tahun 2016. Peningkatan IPM ini juga terjadi pada tahun 2017 menjadi 77,01 jauh di atas rata-rata IPM Sumatera Barat yang hanya mencapai 71,24 poin. Kondisi ini harus dipertahankan dan kalau bisa tentu perlu ditingkatkan. Inilah yang menjadi keinginan saya mengapa harus melanjutkan pembangunan Kota Padang Panjang tersebut.

Dalam sepuluh program prioritas yang saya usung dalam Pilkada 2018 ini adalah menyediakan kredit murah bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Padang Panjang. Jika ini bisa dilakukan, maka dampaknya adalah pada terciptanya lapangan kerja baru bagi masyarakat Padang Panjang. UMKM adalah unit pembangunan ekonomi masyarakat yang menjadi dasar pembangunan ekonomi sebuah daerah. Jika UMKM dapat berkembang dengan baik, maka ekonomi daerah ini juga akan berkembang karena pertumbuhan UMKM ini bisa menjadi efek pengganda pembangunan ekonomi Kota Padang Panjang. Bahkan ketika krisis ekonomi melanda Indonesia tahun 1998 yang lalu, justru sektor UMKM inilah yang ikut menopang perekonomian negara karena tidak terkena imbas krisis tersebut. Inilah alasan utama saya mengapa sektor ini perlu mendapat perhatian khusus.

Keberadaan UMKM di Kota Padang Panjang terus berkembang seiring dengan semakin membaiknya ekonomi masyarakat. Perkembangan ini tentu perlu ditingkatkan kualitasnya dan tidak hanya sebatas menjadi pelaku ekonomi di sektor mikro dan kecil saja. Sesuai dengan tahapan perkembangannya, pelaku usaha mikro dan kecil ini ditargetkan harus bisa menjadi pelaku usaha berskala menengah. Dengan cara ini, maka pelaku usaha kecil lainnya bisa bertransformasi menjadi pelaku menengah sehingga dapat menjadi model bagi pelaku usaha mikro dan kecil lainnya. Salah satunya adlah model kemitraan, yaitu pola yang dapat dikembangkan antara sektor mikro dan kecil ini dengan pelaku usaha menengah. Inilah yang akan saya kembangkan ke depan. Dengan pengalaman dan latar belakang pendidikan saya yang mendukung program ini tentu dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Padang Panjang.

Ada beberapa kebijakan strategis yang akan saya upayakan dalam memperkuat dan mengembangkan UMKM ini ke depan, jika Allah SWT menghendaki saya sebagai walikota nantinya. Pertama, tentu dengan memberi perhatian pada bagaimana mempermudah pelaku UMKM ini dalam akses permodalan. Perhatian khusus ini akan diberikan kepada pelaku usaha mikro yang sesuai dengan UU No.20/2008 tentang UMKM. Usaha mikro ini memiliki ciri mereka yang memiliki kekayaan bersih paling banyak 50 juta tidak termasuk aset tanah dan bangunan serta memiliki pendapatan tidak lebih dari 300 juta/tahun.

Memang, pemerintah sudah menyediakan fasilitas kredit untuk usaha mikro ini seperti kredit ultra mikro, kredit usaha rakyat dan sebagainya. Namun, tidak cukup itu saja, karena banyak persyaratan yangharus dipenuhi oleh masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Padang Panjang juga perlu menyediakan akses permodalan sesuai dengan karakteristik daerah dan potensi yang ada serta tidak bertentangan dengan aturan perundang-undangan.

Kedua, saya juga akan terus meningkatkan frekuensi dan fasilitasi kegiatan pameran dan festival di Kota Padang Panjang dengan mengundang banyak pelaku usaha dalam skala mikro, kecil dan menenegah. Selain itu, saya juga akan memfasilitasi pelaku usaha di Padang Panjang untuk mengikuti pameran dan festival di luar Kota Padang Panjang. Dengan cara ini, pelaku dunia usaha di Kota Padang Panjang mendapatkan akses mitra yang saling terhubung dalam jejaring bisnis. Akses ini tentu menjadi awal terbentuknya jejaring bisnis di antara mereka. Dengan cara ini usaha yang dikembangkan pelaku usaha ini akan terus menggeliat.

Ketiga, saya juga meningkatkan frekuensi pemberikan pelatihan kepada pelaku dunia usaha yang akan difasilitasi oeh SKPD terkait. Misalnya, peningkatan kualitas pelayanan pelanggan dan mutu produk agar pelanggan puas dengan produk yang dihasilkan. Begitu juga perubahan manajemen pemasaran produk UMKM dan industri yang saat ini lebih banyak memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi perlu juga diperkenalkan kepada pelaku UMKM. Ini dimaksudkan agar pelaku usaha di Padang panjang bisa menciptakan pasar yang lebih luas.

Jelas, potensi pengembangan UMKM di Padang Panjang ini sangat baik. Apalagi dengan kedudukan Kota Padang Panjang yang sangat mudah diakses dari berbagai daerah adalah peluang yang harus dimanfaatkan. Saya pikir dengan mengembangkan dan menguatkan UMKM ini sebagai salah satu Program Unggulan, maka kemakmuran masyarakat Padang Panjang akan meningkat. Bagaimana pun saya berharap dukungan dari warga Kota Padang Panjang untuk terus memotivasi saya agar dapat berbuat bagi kemajuan kota yang kita yang elok ini.[]

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penanganan Karhutla Indonesia Berbasis Teknologi
Pendidikan Gratis, Jalan Menuju Indonesia yang Cerdas, Adil dan Makmur
IKHLAS itu MUDAH
Menata Ulang Lanskap Kebijakan Kesejahteraan: Dari Ilusi Desil Menuju Taksonomi Pendapatan Berbasis Keadilan Konstitusional
Sekolah Berbasis Potensi, Minat dan Bakat Anak
Munajat Cinta di Sepenggal Tanah Surga
Muktamar NU ke-35, Menentukan Arah Khidmah NU dan Masa Depan Umat
Di Tanah Kelahiran, Harapan Kami Menggantung di Ujung Pena Regulasi

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:11 WIB

Penanganan Karhutla Indonesia Berbasis Teknologi

Selasa, 29 September 2026 - 10:10 WIB

Pendidikan Gratis, Jalan Menuju Indonesia yang Cerdas, Adil dan Makmur

Minggu, 13 September 2026 - 05:44 WIB

IKHLAS itu MUDAH

Rabu, 2 September 2026 - 13:57 WIB

Menata Ulang Lanskap Kebijakan Kesejahteraan: Dari Ilusi Desil Menuju Taksonomi Pendapatan Berbasis Keadilan Konstitusional

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Sekolah Berbasis Potensi, Minat dan Bakat Anak

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB