Mau Naik Gunung Kerinci? Kuota 50 Orang Sehari

Penulis -

Kamis, 10 Mei 2018 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Gunung Kerinci boleh didaki. Jika lewat jalur Solok Selatan maka diberi kuota, 50 orang sehari. Harus melapor 3 hari sebelum mendaki.

Kuota dipatok oleh petugas Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Ini untuk keselamatan dan memudahkan memantau pergerekan pendaki.

“Pemberitahuan ini penting supaya tidak terkendala pengurusan surat izin masuk kawasan konservasi (Simaksi),”kata Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Sumbar, Yunaidi di sela acara pelatihan pengelolaan ekowisata berbasis masyarakat kepada pemandu pendakian Gunung Kerinci di Padang Aro, Kamis.

Ia menyebutkan waktu pendakian juga dibatasi maksimal empat hari naik sampai turun, karena kondisi alam di kawasan itu tidak menentu.

“Memang akan ada antrean pendaki namun itu akan membuat pengunjung semakin penasaran,” katanya.

Pengurusan simaksi bisa dilakukan di Kantor Wilayah II Sumbar di Padang, kantor Balai Besar di Sungai Penuh, dan Kantor Seksi IV di Solok Selatan.

“Khusus pendaki mancanegara simaksinya harus dari Balai Besar TNKS,” ujarnya.

Untuk jalur pendakian dari Solok Selatan ujarnya, sulit untuk dijadikan zona pemanfaatan, sebab berada dalam kawasan rimba sehingga setiap pendaki harus mengurus simaksi.

“Solok Selatan menjadi lokasi pengelolaan ekowisata di kawasan TNKS di Sumbar, dan sekarang kami juga sedang mengembangkannya di Pesisir Selatan pada air terjun Lumpo,” katanya. (*/lgs)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB