Maninjau Masih Belum Aman, Masyarakat Harus Tetap Waspada

Penulis -

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar.com – Bencana alam berupa banjir bandang, pohon tumbang dan jalan amblas masih menghantui masyarakat di Salingka Danau Maninjau. Potensi hujan tinggi dengan angin kencang masih sering terjadi di wilayah kabupaten Agam ini.

Kondisi ini membuat status waspada masih berlangsung sejumlah lokasi bencana alam di Nagari Maninjau, Sungai Batang, Bayur, Tanjung Sani, Koto Kaciak, Dalko, Koto Malintang, Paninjauan, Duo Koto dan Koto Gadang VI Koto.

Hal itu terbukti kembali terjadinya banjir bandang dengan membawa material bebatuan dan lumpur di sepanjang aliran sungai Muaro Pisang, Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kamis sore (25/12). Bahkan saat terik panas matahari bersinar pun, material longsor itu turun dan memenuhi aliran sungai tersebut pada Selasa (23/12).

 

Pada saat kejadian, Kapolsek Tanjung Raya, AKP Muzakar langsung menjadi saksi suasana mencekam di Maninjau. Banjir bandang yang kembali meluap, ke rumah-rumah warga dan fasilitas umum yang berada sepanjang aliran sungai Muaro Pisang tersebut. Kuatnya air bah hampir saja membuat perwira kepolisian itu terjebak, beruntung ada kesempatan untuk menyeberangi jalan berkat bantuan warga.

“Kondisi jembatan Muaro Pisang, Kantor Koramin 05, Kantor Polsek Tanjung Raya, Kantor Camat Tanjung Raya, Rutan Kelas IIB Maninjau, SMA Negeri 1 Tanjung Raya, SD Negeri 01 Maninjau beserta perumahan anggota polsek dan warga masuk lumpur dari luapan sungai itu. Bahkan 44 orang napi rutan juga sempat mengungsi ke Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Maninjau,” Ungkap Kapolsek Tanjung Raya AKP Muzakar.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 14.11 WIB, hingga sekitar pukul 16.00 WIB, Kamis sore (25/12). Material lumpur dan bebatuan lebih banyak dari kejadian sebelumnya. Warga yang tinggal sekitar aliran sungai pun sempat mengungsi ke rumah tetangga yang aman dari bencana alam.

“Hari ini, Jumat pagi 26 Desember 2025 alat berat kembali bekerja melakukan pembersihan. Dua alat berat dikerahkan untuk percepatan penanganan dan membersihkan material banjir bandang yang menutup akses jalan.

Pihaknya juga menghimbau masyarakat Tanjung, relawan atau petugas maupun pengendara yang melintasi jalur Kelok 44 menuju Lubuk Basung, tetap waspada. Terutama pada cuaca hujan deras. Berharap kejadian ini tidak kembali terjadi,” tutur Kapolsek Tanjung Raya, AKP Muzakar. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB