Kuala Lumpur, prokabar – Indonesia menempatkan dua wakilnya di final Malaysia Open 2022, usai menang di laga semifinal, Sabtu (2/7) sore WIB di Axiata Arena, Kuala Lumpur.
Wakil Indonesia yang lolos ke final adalah ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan ganda putri Aprilia Rahayu/Siti Fadia. Namun, langkah dua ganda itu gagal diikuti oleh tunggal putra, Jonatan Cristie.
Fajar Alfian/Muhammad Rian menang mudah lawan utusan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dengan skor 21-14 dan 21-12. Hasil itu membawa Fajar Alfian/Muhammad Rian memastikan tiket final Malaysia Open 2022.
Berlaga di Axiata Arena, Fajar/Rian langsung tampil agresif sejak awal. Pukulan-pukulan cepat yang mereka lancarkan kerap kali tak mampu dibendung oleh Goh/Izzuddin.
Hasilnya, Fajar/Rian berhasil unggul di interval pertama dengan skor yang cukup telak 11-4. Setelah interval, Goh/Izzuddin mencoba untuk lepas dari tekanan pasangan Indonesia namun mereka masih tampak kesulitan.
Fajar/Rian berhasil memimpin 16-10 atas pasangan tuan rumah tersebut. Pada akhirnya, pasangan berjuluk Fajri itu menutup gim pertama dengan kemenangan 21-14 atas Goh/Izzuddin dalam durasi 17 menit
Di gim kedua, Fajar/Rian kembali langsung menebar ancaman. Pasangan nomor tujuh dunia itu benar-benar tak memberi celah sedikitpun kepada Goh/Izzuddin untuk dapat melakukan serangan.
Alhasil, Fajar/Rian pun mampu unggul atas pasangan Malaysia di interval kedua dengan skor 11-8. Pasangan Indonesia ini benar-benar tampil sangat percaya diri selepas interval.
Terlihat, pasangan tuan rumah sangat kesulitan untuk bisa keluar dari tekanan yang ditebar oleh Fajri. Hasilnya, Fajar/Rian berhasil menyudahi perlawanan Goh/Izzuddin di gim kedua dengan kemenangan 21-12. Kemenangan tersebut membuat mereka sukses menembus partai final.
Di partai final, Fajar/Rian masih harus menunggu siapa yang akan mereka lawan. Adapun calon lawan mereka yakni pemenang dari laga Aaron Chia/Soh Wooi Yik asal Malaysia kontra pasangan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.

Ganda Putri
Wakil Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia tampil apik hingga bisa meraih kemenangan atas wakil Korea Selatan. Lewat dua gim ketat, Apriyani Rahayu/Siti Fadia menang 21-14 dan 22-20 atas Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong. Berkat kemenangan itu, Apriyani Rahayu/Siti Fadia berhak lolos ke Final.
Apriyani/Fadia langsung tampil agresif sejak awal. Pasangan Indonesia itu sempat unggul 9-7. Namun sayang mereka cukup banyak melakukan kesalahan sehingga membuat Jeong/Kim unggul di interval pertama dengan skor 11-9.
Selepas interval, Apriyani/Fadia meningkatkan fokusnya. Terbukti, mereka berhasil membalikkan keadaan menjadi unggul 12-11 usai cetak tiga angka beruntun. Pasangan Indonesia itu semakin tampil percaya diri.
Sementara itu pasangan Korea Selatan seperti kehilangan fokusnya. Berkali-kali kecolongan poin sehingga jadi tertinggal 13-19. Alhasil, Apriyani/Fadia pun sukses menutup gim pertama dengan kemenangan 21-14 atas Jeong/Kim dalam durasi 18 menit.
Di gim yang kedua, Apriyani/Fadia sempat tertinggal 0-4 dari Jeong/Kim. Namun dengan sangat baik mereka berhasil keluar dari tekanan tersebut dan membuat kedudukan unggul 6-4 atas pasangan Korea Selatan. Entah apa yang terjadi pada pasangan nomor 12 dunia itu bisa sampai kecolongan enam angka beruntun.
Kendati demikian, Jeong/Kim tak menyerah begitu saja. Mereka mampu menyamakan kedudukan menjadi 9-9. Hingga akhirnya, mereka berhasil unggul sementara atas Apriyani/Fadia di interval kedua dengan skor 11-9.
Selepas interval, Jeong/Kim mulai mendominasi. Berkali-kali mereka mampu lesatkan poin sehingga menjadi unggul 16-11. Namun tetapi, Apriyani/Fadia sama sekali tidak menyerah begitu saja. Dengan semangat juang yang tinggi, mereka mampu menyamakan kedudukan menjadi 17-17.
Cukup sengit jalannya pertandingan tersebut karena kedua pasangan terus kejar-kejaran poin. Hasilnya, Apriyani/Fadia berhasil menyudahi perlawanan Jeong/Kim di gim kedua dengan kemenangan 22-20. Kemenangan tersebut membuat mereka sukses menembus partai final.
Di partai final, Apriyani/Fadia masih harus menunggu siapa yang akan mereka lawan. Adapun calon lawan mereka yakni pemenang dari laga Zang Shi Xian/Zheng Yu asal China kontra pasangan Jepang Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara.
Tunggal Putra
Namun, di sektor tunggal putra, wakil Indonesia satu-satunya yang tersisa, Jonatan Christie tumbang di semifinal dari pemain nomor satu dunia, Viktor Axelsen.
Setelah bermain tiga set, Jojo (sapaan akrab Jonatan Christie) harus mengakui keunggulan dari Viktor Axelsen. Jojo kalah 15-21, 22-20, dan 11-21.
Jojo adalah tunggal kedua Indonesia yang dikalahkan Axelsen, karena di perempatfinal, tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting juga harus mengakui ketangguhan pemain asal Denmark, yang kini menteap di Dubai.(*)
















