Makan Bersama Sambut Ramadhan, Tradisi Pajak-pajak Rang Pangian

Penulis -

Minggu, 13 Mei 2018 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batusangkar, Prokabar – Bukan pajak, tapi pajak-pajak, sebuah istilaj lokal untuk makan bersama di Pangian, Lintau, Tanah Datar, Sumbar. Kali ini untuk menyambut Ramadhab.

Tradisi ini diikuti seluruh masyarakat. Saling sapa dan memaafkan. “Ini tradisi kami,” kata salah seorang tokoh masyarakat, Arfianto Datuak Tan Kayo di Batusangkar, kemarin

“Pajak-pajak merupakan sebuah tradisi berupa makan-makan ke sungai atau kebun milik warga yang bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi serta bermaaf-maafan,” katanya.

Ia menyebutkan tradisi ini sudah ada sejak zaman nenek moyang dahulu. Biasanya diadakan di lokasi yang dekat dengan sumber air, sebab setelah makan-makan akan dilanjutkan dengan mandi-mandi.

Dalam pelaksanaan tradisi ini ia menjelaskan setiap orang memiliki peran tersendiri. Pria mencari ikan di sungai. Kaum ibu akan mempersiapkan keperluan memasak, serta anak-anak yang akan mencari kayu bakar untuk memasak makanan.

“Biasanya tidak butuh dana yang besar untuk pelaksanaan tradisi ini, setiap peserta akan patungan membawa beras dan alat yang akan dibawa untuk memasak. Dari sini rasa kebersamaan muncul dan juga sikap gotong royong, itu makna sebenarnya selain mempererat silaturahim,” jelasnya. (*/cpp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis
Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 
Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional
Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir
Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek
Festival Nan Jombang Tgl3 Hadirkan Takbiran Meriah dari PUSAKOSAKTI MINANGKABAU
Geger Sepehi 1812: Kementerian HAM Dukung Penuh Repatriat Equity Claiming Aset Sri Sultan HB II
Ukir Sejarah, Tridaya Festival Libatkan Seluruh Pemuda Desa Borobudur Ciptakan Kerukunan

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis

Senin, 6 Juli 2026 - 11:48 WIB

Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 

Minggu, 23 November 2025 - 05:32 WIB

Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional

Jumat, 21 November 2025 - 07:34 WIB

Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir

Sabtu, 12 Juli 2025 - 08:54 WIB

Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB