Mahathir Mundur, Anwar Ibrahim Batal Jadi PM Malaysia?

Penulis -

Senin, 24 Februari 2020 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malaysia, Prokabar – Perdana Menteri Malaysia Doktor Mahathir Muhammad bikin kejutan. Dia mundur dari jabatannya. Penggantinya, hampir dipastikan Anwar Ibrahim. Benarkah?

Kabar kemunduran Mahathir, tertuang di akun sosial media resminya. Sejumlah pemimpin dari Partai Pribumi Bersatu Malaysia menuju ke rumah Mahathir di Sri Kembangan.

Sebelumnya pada September 2019, Mahathir mengatakan dia akan mundur dari jabatan sebelum digelarnya pemilu pada 2023.

“Saya berjanji akan turun sebelum pemilu berikutnya dan memberi kesempatan kepada kandidat lain. Jadi saya mungkin punya waktu paling banyak tiga tahun,” kata Mahathir dalam sebuah dialog dengan lembaga Dewan Urusan Luar Negeri atau Council on Foreign Relations.

Mahathir, 94 tahun, mengatakan dia perlu mencapai beberapa hal dalam tiga tahun masa pemerintahannya. Isu transisi kekuasaan menjadi pembicaraan banyak pihak sejak Mahathir muncul kembali ke pentas politik Malaysia.

Dia memimpin koalisi partai politik bernama Pakatan Harapan, yang memenangkan pemilu 2018. Koalisi ini mengalahkan koalisi Barisan Nasional, yang dipimpin UMNO dan sempat berkuasa 22 tahun.

Bersamaan, Presiden Parti Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim mengaku telah dikhianati oleh rekan-rekan di koalisi Pakatan Harapan (PH).

Pernyataan itu dilontarkan Anwar di kediamannya di Bukit Segambut, Minggu (23/2) waktu setempat seperti dikutip Malaysia Kini, Senin (24/2).

Pernyataan tersebut muncul bersamaan dengan desas-desus yang berkembang akan ada koalisi penguasa baru yang terdiri dari Parti Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu), Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), Parti Islam Se-Malaysia (PAS), Gabungan Parti Sarawak (GPS), serta Parti Warisan Sabah (Warisan).
Apalagi, menurut Anwar, koalisi itu juga melibatkan wakilnya, Mohamed Azmin Ali.

“Kami terkejut dengan hal tersebut, itu adalah pengkhianatan karena ada janji (untuk menyerahkan kekuasaan kepada Anwar dari PM Mahathir Mohamad),” katanya.

“Meskipun tidak ada pengumuman malam ini, tetapi dari informasi yang saya himpun, upaya ini sedang berlangsung,” lanjut Anwar. (vbm)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konflik Iran-Israel Memanas: Serangan Rudal dan Drone Tewaskan 24 Orang
Gawat! 300 Ribu Hektare Sawah Hilang, Alex Indra Lukman Desak Negara Dukung Riset Pertanian Lokal!
Langkah Kaki Anak Bangsa Menuju Panggung Dunia: Camp Broadway Indonesia Tampil di Carnegie Hall
Delapan Kepala Daerah Puas Ikut Rising Fellowship, Ini Kata Fadly Amran
New York, Kota Dunia yang tak Pernah Tidur
Fakta Gempa Dahsyat Turki dan Suriah: Ribuan tewas, dan Sudah Diperingatkan Peneliti Belanda
Ini tragedi Kemanusiaan, Duka di Kanjuruhan adalah Duka Dunia
Banjir di Korea Selatan, Begini Nasib Para WNI

Berita Terkait

Selasa, 17 Juni 2025 - 19:26 WIB

Konflik Iran-Israel Memanas: Serangan Rudal dan Drone Tewaskan 24 Orang

Jumat, 23 Mei 2025 - 20:27 WIB

Gawat! 300 Ribu Hektare Sawah Hilang, Alex Indra Lukman Desak Negara Dukung Riset Pertanian Lokal!

Sabtu, 19 April 2025 - 20:56 WIB

Langkah Kaki Anak Bangsa Menuju Panggung Dunia: Camp Broadway Indonesia Tampil di Carnegie Hall

Jumat, 10 Maret 2023 - 22:43 WIB

Delapan Kepala Daerah Puas Ikut Rising Fellowship, Ini Kata Fadly Amran

Minggu, 12 Februari 2023 - 18:04 WIB

New York, Kota Dunia yang tak Pernah Tidur

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB