Lima Warga Pessel Jadi Korban Kerusuhan di Papua

Penulis -

Selasa, 24 September 2019 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Lima warga Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat dikabarkan ikut jadi korban akibat kerusuhan di Papua Senin (23/9). Kelima korban itu, empat diantaranya meninggal akibat terbakar dan satu dalam kondisi kritis.

Kelima korban tersebut terindikasi merupakan warga asal Kampung Padang Cupak, Nagari Lakitan Utara, Kecamatan Lengayang dan sudah lama menetap di Waoma Papua, Kabupaten Jaya Wijaya.

“Benar, ada lima warga kami yang ikut jadi korban, akibat kerusuhan di Papua tepatnya Waoma Papua, Senin 23 September 2019 akibat inseden di sana,” ungkap Wali Nagari Lakitan Utara, Wali Aprizal, Selasa (24/9).

Wali Nagari tersebut menjelaskan, warga Pessel yang menjadi korban tersebut di Papua mencari nafkah dengan berjualan kelontong.
Ia menjelaskan, dari ke lima korban tersebut, diantaranya Safrianto K (36), Jafriantoni (24), Hendra Eka Putra (22), dan istri Safrianto K, Putri (29) dan anaknya Riski (3,5) yang merupakan satu keluarga.

“Safrianto K, Jafriantoni dan Hendra Eka Putra merupakan bersaudara kandung meninggal bersama anaknya Riski. Sementara Putri istri dari Safrianto K dalam keadaan kritis,” jelasnya.

Menurut Afrizal, saat ini pihaknya sudah malaporkan kondisi tersebut ke Pemkab, dan berharap tindaklanjut dari Pemkab Pessel terkait kondisi yang terjadi.

“Dan kami sudah melaporkan kepada Bupati melalui surat. Dan kami menunggu instruksi pimpinan,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, Klikpositif masih berusaha menghubungi IKM Papua.(*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB