Padang, Prokabar – Pemerintah Provinsi Sumbar menargetkan 132 ribu kelahiran baru sapi dan kerbau pada 2020. Angka tersebut sesuai dengan target nasional yang diberikan ke Sumbar.
Target ini jumlahnya lebih besar dari sebelumnya hanya sekitar 111 ribu kelahiran baru.
Kepala Dinas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Erinaldi mengatakan, untuk mencapai target tersebut pihaknya meluncurkan program Sikomandan (Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri).
Untuk melaksanakan program tersebut, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp11 miliar. Karena untuk melaksanakannya, selain petugas inseminasi juga petugas pendataan dan pemeriksaan.
Program tersebut diluncurkan Selasa, 25 Februari 2020 di Balai Pengembangan Teknologi Peternakan dan Keswan Tuah Sakato Payakumbuh.
“Program ini merupakan program andalan bagi Dirjen PKH yang bertujuan untuk meningkatkan populasi dan produksi sapi dan kerbau di Indonesia,” ujarnya, Rabu (26/2).
Menurut Erinaldi, dengan adanya program Sikomandan tersebut, maka produksi sapi Sumbar akan menjadi terukur dan terdata. Dengan itu, maka pertumbuhan peternakan Sumbar ke depan dapat dikembangkan.
“Jadi masing-masing ada tiga kali petugas turun,” sebutnya.
Pencanangan program……………………
Halaman : 1 2 Selanjutnya
















