Padang, Prokabar – Syukurlah, penjualan lamang tapai di Padang selama Ramadhan, meningkat. Ini makin terasa sejak dua hari belakangan.
“Dua hari ini, jumlah yang diterimanya lebih besar dari hari biasa, sehari mencapai Rp350 ribu,” kata seorang pedagang lemang, Leni Ayu, di Padang, Sabtu (26/5).
Ia mengatakan telah berjualan selama satu tahun di dekat rel kereta api pasar Alai, Kecamatan Padang Utara. Ia berjualan bersama puluhan pedagang “Lamang Tapai” yang berjualan menggunakan gerobak, mulai pukul 13.00 WIB hingga menjelang berbuka puasa.
“Alhamdulillah jadwal berjualan lebih pendek namun uang yang diterima meningkat,” kata dia.
Menurut dia harga satu potong lamang dengan air tapai dengan ukuran sekitar 15 sentimeter seharga Rp15 ribu.
“Ada juga yang dijual Rp20 ribu dengan ukuran 20 sentimeter dan ada lamang yang dijual per batang, tergantung keinginan pembeli,” kata dia.
Ia mengatakan makanan ini dimasak setiap hari karena apabila lewat dari 24 jam makanan ini langsung basi.
Panganan ini dibuat di kawasan Pisang Kecamatan Lubuk Begalung dan di Balai Baru Kecamatan Kuranji. Lamang yang telah masak dijual di sini.
“Lamang ini diantar setiap hari dan kami menjualnya di sini,” kata dia. (*/cpp)
















