Lelaki Parobaya Tewas di Pohon Mangga, Ini Penyebabnya

Penulis -

Jumat, 7 Februari 2020 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar – Erman (72) merupakan warga IV Koto Hilia Kecamatan Batang Kapas, yang berkunjung ke rumah anaknya di Nagari Muara Airhaji, Kecamatan Linggosari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumbar, ditemukan tewas di pohon mangga, Kamis (6/2).

Lelaki parobaya itu tewas ditemukan tergantung di atas batang pohon mangga yang tak jauh dari kediaman anaknya. Dia ditemukan pertama kali oleh menantu korban pada pukul 05.30 WIB.

Kapolres Pessel, AKBP Cepi Noval melalui, Kapolsek Linggosari Baganti, Iptu Hardiyasmar membenarkan, lelaki yang diketahui bernama Erman Can (73) warga asal IV Koto Hilie, Kecamatan Batang Kapas tergantung dengan seutas tali.

“Iya, korban ditemukan pertama kali oleh menantu korban yang tinggal di Nagari Muara Airhaji. Saat itu, saksi melihatnya sudah tergantung di pohon, dan saat ditolong ternyata sudah tak bernyawa lagi,” ujarnya.

Korban datang ke rumah anaknya di Muara Airhaji, Senin, 3 Februari 2020 lalu. Dia ke rumah anaknya yang bernama Andra (28), korban dalam kondisi mengeluhkan sakit.

“Diduga sakit kemaluaan. Sebab, menurut anaknya, korban pernah berusaha memotong kemaluan dan kemudian di bawa ke Puskesmas,” ujarnya lagi.

Korban dibawa ke Puskesmas terdekat untuk diperiksa. Dari pemeriksaan tersebut, selain bekas ikatan tali di lehernya, juga ditemukan jejak luka jahitan pada kemaluan korban.

“Dan dari kejadian ini, dua orang anak kandung korban tidak mau dilakukan visum. Dan menyatakan menerima kepergian orang tuanya,” pungkas Kapolsek.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB