Laka di Pitalah Tinggalkan Trauma, Dinas Sosial Berikan Assessment Healing Pemulihan

Penulis -

Rabu, 5 Mei 2021 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Sosial Tanah Datar Berikan Assessment Healing Pemulihan

Dinas Sosial Tanah Datar Berikan Assessment Healing Pemulihan

Tanah Datar, Prokabar – Kecelakaan yang menewaskan empat murid sekolah dasar SDN 03 Pitalah Kecamatan Batipuh, pada awal Ramadhan kemarin meninggalkan trauma mendalam bagi teman, guru, maupun wali murid lainnya. Kondisi itu berimbas pada proses belajar dan mengajar pada murid lainnya. 

Untuk membantu mengembalikan trauma itu, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Tanah Datar mencoba memberikan assessment atau bantuan penyegaran psikologis kepada murid maupun guru dan orang tua lainnya. 

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Tanah Datar Yuhardi menyampaikan, peristiwa kecelakaan tersebut menimbulkan kondisi psikologis negatif seperti ketakutan, keresahan, kegelisahan di antara para murid, orang tua murid dan guru yang berefek kepada kelancaran proses belajar mengajar di sekolah.

Baca Juga :  Pemko Padang Terapkan Antrean Digital Solar Truk di Koto Lalang, Atasi Macet di SPBU Bandar Buat

“Menyikapi hal ini, kami dari dinas melalui Bidang PPKPA bekerjasama dengan Psikolog Klinis saudari Yuninda Tri Ningsih, S.Psi., M.Psi., melakukan asesmen awal trauma healing untuk mengetahui kondisi psikologis anak, orang tua dan guru di sekolah SDN 03 Pitalah yang dilaksanakan pada 29 s/d 30 April 2021 lalu,” ujarnya, Rabu (5/5). 

Berdasarkan hasil Assesment itu/sebut  Yuhardi, diketahui kondisi psikologis anak setelah peristiwa tersebut terbagi dalam tiga kategori, yakni anak yang tidak mengalami gangguan, anak yang mengalami gangguan ringan dan anak yang mengalami gangguan berat.

Baca Juga :  101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang

“Kategori pertama, anak yang tidak mengalami gangguan adalah mereka yang tidak melihat langsung peristiwa kecelakaan mobil. Kedua, anak dengan gangguan ringan adalah melihat keadaan pasca kejadian kecelakaan, melihat kondisi temannya berdarah secara langsung, melihat bekas kecelakaan ataupun yang mendengar suara tabrakan pas kejadian. Ketiga, anak mengalami gangguan berat adalah mereka yang mengalami langsung peristiwa dan selamat, dan mereka yang memiliki hubungan kekerabatan dengan korban,” terang Yuhardi.

Sementara itu,  Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Tanah Datar Dadan Hensdarsyah menyampaikan, dari hasil asesmen akan dilakukan tindak lanjut berupa pemberian treatment sesuai kondisi anak yang bertujuan untuk mengembalikan kondisi psikologis ke kondisi sebelum terjadinya peristiwa kecelakaan tersebut.

Baca Juga :  Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak

“Penanganan untuk masing-masing kondisi anak berbeda-beda, bagi anak yang mengalami gangguan ringan akan dilakukan penanganan dalam bentuk psikoedukasi kelompok yang akan dilaksanakan selama 1 hari. Sedangkan untuk anak yang mengalami gangguan berat akan dilakukan konsultasi individual yang waktunya disesuaikan dengan kondisi anak,” ungkapnya.

Pelaksanaan penanganan terhadap anak yang mengalami gangguan psikologis turut dihadiri Kabid PPKPA Ibu Sumsum Horda, SH beserta Tim, Psikolog Klinis Sdri. Yuninda Tri Ningsih, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Sekcam Batipuh Bapak Aditiawarman, S.Sos dan Kepala Sekolah SDN 03 Pitalah Ibu Despatriani, S.Pd beserta Majelis Guru. (eym)

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Lagi Sekadar Biji Kopi, Kopi Bantjah Kini Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah
101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang
Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak
Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain
BPBD Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Apa Koto Tangah
Pemko Padang Terapkan Antrean Digital Solar Truk di Koto Lalang, Atasi Macet di SPBU Bandar Buat
KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Tak Lagi Sekadar Biji Kopi, Kopi Bantjah Kini Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:32 WIB

101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:26 WIB

BPBD Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Apa Koto Tangah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Pemko Padang Terapkan Antrean Digital Solar Truk di Koto Lalang, Atasi Macet di SPBU Bandar Buat

Berita Terbaru