Padang, Prokabar.com– Kecelakaan lalu lintas tunggal di median jalan kembali terjadi di depan Rizki Mart dan J&T kawasan Kampung Tanjuang kampung kalawi, kelurahan lubuk lintah, Kecamatan Kuranji.
Satu unit mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi BA 1843 OE menabrak pembatas (median jalan) pada Ahad (25/4) dini hari WIB.
Mobil tersebut berpenumpang dua orang itu sontak membuat warga Kampung Kalawi kaget.
Warga bergegas keluar demi membantu pengendara.
Setelah bersama-sama membantu, Warga akhirnya berhasil mengangkut mobil yang sempat naik ke median jalan berbahan beton tersebut.
Baca Juga:
- Orang Menyemut di Lokasi Lakalantas Pitalah
- Rawan Laka, Ruas Jalan di Kampung Kalawi Butuh Solusi
- Bus Maut Gumarang Jaya Menyalip di Jalan Sempit
Menurut penuturan warga, mobil Honda Mobilio tersebut melaju kencang dari arah bypass Kampung Lalang menuju Ampang.
Hujan pun saat itu sedang menguyur sehingga ada dugaan pembatas jalan tak terlihat.
Akhirnya kecelakaan tunggal pun tak terhindarkan.
Kecelakaan ini menyebabkan patahnya kantong mesin dan juga radiator mobil ini, serta menyebabkan salah satu penumpang trauma.

Sudah 20 Kali Laka Lantas di Kampung Kalawi
Sudah sekitar 20 kali kecelakaan di ruas jalan Alay By Pass Kampung Kalawi, tepatnyanya di kawasan Kampung Tanjung ini.
Nyaris kecelakaan tersebut terjadi setiap malam minggu atau Minggu dini hari ketika hujan mengguyur.
Pandangan pengendara yang terhalang hujan, dan tak mengetahui adanya pembatas jalan, sering jadi penyebab.
“Kecelakaan berulang setiap malam minggu dan saat hujan deras mengguyur, dengan menabrak median jalan,” sebut ujang (47) warga kampung tanjuang.
Ketiadaan penerangan jalan makin memperburuk keadaan, sehingga pengendara kesulitan melihat adanya pembatas jalan.
Baca Juga Milenialisme.com
- Di Era Digital, Humas Digital Wajib Tingkatkan Pelayanan
- Menjaga Komitmen Moral Selama Ramadhan
- Soeharto Bangun 999 Masjid dari Sedekah Umat Islam
Mengantisipasi kecelakaan berulang, sebelumnya Lurah Lubuk Lintah Yudi Asril (42) mengaku telah menghubungi petugas Dinas Perhubungan Kota Padang.
Yudi Asril ingin ada pembatas jalan yang dapat terlihat menyala saat tersorot lampu mobil.
Begitu juga permintaan lampu jalan kepada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kota Padang.
Namun hingga kini belum ada tindak lanjut dari permintaan secara lisan tersebut.
Berselang tiga puluh menit, mobil pun diderek ke kawasan Indaruang, lubuk kilangan. (Adh)
















