Kominfo Buka Peluang Ekspor UMKM Lewat Marketplace

Penulis -

Selasa, 9 Oktober 2018 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUDIANTARA TINJAU RUANG KERJA WARTAWAN

RUDIANTARA TINJAU RUANG KERJA WARTAWAN

Nusa Dua, Prokabar — Kementerian Komunikasi dan Informatika menargetkan untuk mendukung peningkatan ekspor melalui marketplace e-commerce. Menurut Menteri Kominfo Rudiantara peluang ini terbuka dengan kehadiran platform e-commerce yang besar.

“Kita akan bekerja sama dengan Alibaba, untuk memasarkan produk ekspor dari Indonesia ke China. Kita akan manfaatkan momen Single Days pada tanggal 11/11,” kata Rudiantara ketika menjadi pembicara kunci dalam Indonesia Eximbank Panel Discussion, The Perfect Time To Enhance Emerging Economies Cooperations On Trade, di Sofitel Hotel, Nusa Dua, Bali, Selasa (09/10/2018).

Dalam paralel event Annual Meeting IMF-WBG 2018 itu, Menteri Rudiantara menyatakan peluang ekspor lewat e-commerce bisa dimanfaatkan oleh usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Indonesia. “Bisa memperluas pasar dan ekspor, salah satunya ke China. Saya sudah minta Kementerian Perdagangan dan Bekraf untuk menyiapkan UMKM yang akan bisa mengikuti Singles’ Day,” jelasnya.

Jika di Amerika Serikat ada Black Friday dan Cyber Monday untuk membuka perdagangan dengan diskon retail, di China even Singles’ Day digunakan Alibaba sebagai wahana untuk mempromosikan diskon pengecer pada platform e-commerce sejak 2009.

Peluang ekspor UMKM menurut Rudiantara relatif besar karena China saat ini adalah pasar e-commerce ritel terbesar dan paling inovatif di seluruh dunia.

“Retailing online di China diperkirakan akan tumbuh dari 17% pada 2017 menjadi 25% pada 2020. Alibaba mendominasi lingkup e-commerce di China dan di banyak bagian Asia yang menyumbang 1/10 dari total penjualan ritel China,” jelas Rudiantara.

Meski demikian, Menteri Rudiantara mengakui ada beberapa tantangan bagi UMKM Indonesia, salah satunya adalah kemampuan untuk menyediakan barang. “Biasanya volume belanjanya jutaan. Tinggal apakah UMKM kita siap atau tidak,” ungkapnya.

Kemunculan e-commerce selama satu dekade terakhir secara radikal mengubah lansekap ekonomi. Terobosan memanfaatkan marketplace global merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan pasar ekspor produk lokal di luar negeri. Menteri Rudiantara menilai emerging market penting untuk pertumbuhan e-commerce.

“Saat ini usaha retail akan mencapaki kejenuhan dalam pertumbuhan. Peluangnya berkembang di e-commerce. Di China, pasar e-commerce terbesar di dunia, hampir separuh penduduk secara aktif melakukan pembelian online,” kata Rudiantara.

Peluang e-commerce sangat besar, karena saat ini tengah tumbuh dan berkembang. “Di emerging market, e-commerce telah tumbuh secara eksponensial. Dan pada tingkat tertentu akan segera melampaui negara-negara maju pada tahun 2018. Sekitar 50% dari populasi di pasar negara berkembang akan berbelanja online pada 2018, yang tidak jauh dari penetrasi rata-rata 63% di negara-negara maju,” ungkapnya.

Berdasarkan Laporan McKinsey hampir tiga perempat dari semua pembeli online Indonesia menggunakan smartphone untuk membeli produk. Hal ini bisa dikembangkan untuk beragam peluang usaha.

“Orang Indonesia termasuk di antara pengguna media sosial paling antusias di dunia, di negara dengan ekosistem perdagangan online, layanan antar-jemput, distribusi media, layanan keuangan, dan lainnya yang berkembang pesat secara digital,” jelasnya.

Bahkan, Indonesia diperkirakan akan menambah 50 juta netizen baru antara 2015 dan 2020, dengan tingkat penetrasi lebih dari 50%. “Saat ini Indonesia memiliki sekitar 30 juta pembeli online, dengan jumlah yang tumbuh rata-rata 12% setiap tahun. Ini adalah perkiraan,” tutur Rudiantara.

Tantangan terbesar di Indonesia menurut Rudiantara adalah soal infrastruktur logistik, mekanisme pembayaran, dan infrastruktur. Namun demikian dengan Peta Jalan e-Dagang semua itu akan diselesaikan. “Kita sudah identifikasi ada tujuh isu, dan semuanya akan diselesaikan oleh pemerintah dan pemangku kepentingan,” tandasnya.

Menurut Rudiantara, Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla serius untuk membangun konektivitas antarwilayah guna menyiapkan infrastruktur logistik. “Ada jalan tol, tol laut dan pelabuhan, tol udara, yang akan menghubungkan semua pulau di Indonesia. Termasuk tol informasi yang menghubungkan seluruh Indonesia dengan jaringan internet. Dan akhir 2018, tidak satupun daerah di Indonesia yang tidak terhubung dengan jaringan backbone internet cepat Palapa Ring,” kata Rudiantara.

Acara yang digelar oleh Indonesia Eximbank dihadiri juga oleh Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Deputi Gubernur BI Sugeng, dan Direktur Eksekutif Eximbank Indonesia Shintia Ruslia. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli
Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat
5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda
JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan
Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
DSI Resmi Menjadi BUMN, Dony Oskaria Umumkan Status Baru Perusahaan
Dony Oskaria: Danantara Andalkan Dividen BUMN, Bukan Jual Aset Negara
Ini Spesifikasi 3 Laptop Luxia Polytron, Desain Elegan dan Performa Ngebut

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:59 WIB

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:48 WIB

Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 21:40 WIB

5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda

Senin, 8 Juni 2026 - 12:58 WIB

JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:04 WIB

Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB