Padang, Prokabar – Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mendorong kolaborasi antara berbagai pihak untuk memajukan ekonomi kreatif dan UMKM.
Dalam upaya tersebut, Dinas Pariwisata Kota Padang kembali menggelar Pentahelix dengan melibatkan pelaku ekonomi kreatif, UMKM, dan berbagai stakeholder, termasuk BUMN.
Acara yang berlangsung di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center (BACYC) ini mengangkat tema “Kolaborasi Komunitas Ekraf, UMKM dan Stakeholder (BUMN) Dalam Event Dinas Pariwisata Kota Padang”.Hadir sebagai pembicara, Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kota Padang, Tomy Iskandar, dan Alfinando, Ketua Umum Gekrafs Padang.
Gedung BACYC: Rumah bagi Kreativitas dan UMKM
Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani, menekankan pentingnya Gedung BACYC sebagai wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM untuk berkarya dan mengembangkan usahanya
“Gedung BACYC ini bukan hanya untuk anak muda, tapi juga untuk semua kalangan, termasuk pelaku Ekraf dan UMKM,” tegas Yudi.
Ia juga mengakui bahwa masih ada tantangan yang perlu diatasi, salah satunya adalah kebiasaan pelaku Ekraf dan UMKM yang cenderung bekerja secara individual.
Untuk mengatasi hal ini, pemerintah akan memfasilitasi berbagai kegiatan yang mendorong kolaborasi, seperti workshop dan pertemuan.
Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kota Padang, Tomy Iskandar, menyambut baik inisiatif pemerintah dalam mengoptimalkan penggunaan BACYC.
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyusun Kalender Kegiatan yang berisi berbagai acara seperti workshop, seminar, pelatihan, pameran, dan festival.
“Kalender Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi para pelaku Ekraf, UMKM, Startup Business, dan komunitas anak muda Kota Padang dalam mengembangkan usahanya dan membangun jaringan,” jelas Tomy.
Kolaborasi antara pemerintah, pelaku ekonomi kreatif, UMKM, dan BUMN diharapkan dapat menghasilkan sinergi yang menguntungkan semua pihak.
Dengan saling mendukung dan bekerja sama, diharapkan dapat muncul inovasi-inovasi baru yang dapat meningkatkan daya saing produk lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Padang.
Dengan saling berbagi sumber daya, baik itu sumber daya manusia, teknologi, maupun finansial, maka akan diperoleh hasil yang lebih maksimal.
Pemerintah Kota (Pemko) Padang berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
* Meningkatkan fasilitas dan infrastruktur pendukung: Menyediakan fasilitas yang memadai untuk mendukung kegiatan ekonomi kreatif dan UMKM, seperti ruang kerja bersama, studio, dan galeri.
* Memberikan pelatihan dan pendampingan: Memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku ekonomi kreatif dan UMKM agar mereka dapat meningkatkan kualitas produk dan jasa yang dihasilkan.
* Memfasilitasi akses permodalan: Membantu pelaku ekonomi kreatif dan UMKM dalam mengakses permodalan, baik dari perbankan maupun lembaga keuangan lainnya.
* Membangun jaringan kerjasama: Membangun jaringan kerjasama dengan berbagai pihak, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
Dengan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku ekonomi kreatif, UMKM, dan BUMN, diharapkan Kota Padang dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di Sumatera Barat. (*)
















