Padang, Prokabar —Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang menemui Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen Toni Harmanto, di Mapolda Sumbar, Jalan Jenderal Sudirman Kota Padang, Selasa (20/4).
Ketua AJI Padang, Aidil Ichlas, memaparkan sejumlah kasus kekerasan pada jurnalis di berbagai daerah di Indonesia.
Terbaru tentang kasus penganiayaan pada Jurnalis Tempo Nurhadi yang kabarnya melibatkan sejumlah oknum aparat.
Selain itu kasus-kasus kekerasan dan pemunuhan pada jurnalis yang sampai kini belum tuntas, seperti kasus Udin.
“Kita berharap kejadian seperti itu tidak terjadi di Sumatera Barat,” kata Aidil kepada Kapolda Sumbar, Toni Harmanto.
Pihak AJI Padang mendorong agar Polda Sumbar beserta jajaran bisa menerapkan Nota Kesepahaman (MoU) antara Dewan Pers dan Polri tahun 2017.
Baca Juga:
- Komisioner KI Sumbar Diperiksa Direskrimsus Polda Sumbar, Ada Apa
- Polda Sumbar Didesak Segera Ungkap Korupsi Kasus Dana Covid
- Kapolda Sumbar Imbau Masyarakat Untuk Tidak Balimau
MoU itu membahas tentang koordinasi dalam perlindungan kemerdekaan pers dan penegakkan hukum terkait penyalahgunaan profesi wartawan.
Sebagai pengingat, Aidil menyerahkan cetakan MoU dan buku saku wartawan kepada Kapolda Sumbar.
Dalam MoU dan buku saku itu menjelaskan tentang undang-undang pers dan kode etik jurnalistik.
“Kita berharap agar Polda Sumbar selalu menjaga agar tidak terjadi tindak kekerasan terhadap jurnalis di Sumbar.”
“Selain itu mendorong agar MoU Dewan Pers dengan Polri bisa dipahami dan diterapkan oleh polisi di setiap tingkatan” ujar Aidil.
Polda Sumbar Dukung AJI
Sementara itu Kapolda Sumbar Irjen Toni Harmanto menyampaikan dukungannya terhadap AJI, dalam memperjuangkan kemerdekaan pers, profesionalisme, dan kesejahteraan jurnalis.
Baca Juga Milenialisme.com
- Menjaga Komitmen Moral Selama Ramadhan
- Soeharto Bangun 999 Masjid dari Sedekah Umat Islam
- Lantunan Indah Para Gadis di Malam Pertama Ramadhan
“Kita ikut menolak tindak kekerasan terhadap jurnalis, mudah-mudahan tidak terjadi di Sumbar,” kata Toni Harmanto.
Beberapa jajaran di kepolisian, kata Toni, terutama di wilayah kerja Polda Sumbar telah menerapkan UU Pers.
Jika ada kasus terkait wartawwan, maka kita juga mendukung independensi.
“Memang ini sangat berat tapi siapa lagi kalau bukan kawan jurnalis,” kata Toni Harmanto.
Penghujung pertemuan, Ketua AJI Padang mengikatkan pita putih di lengan kiri jenderal bintang dua itu, sebagai simbol menolak kekerasan terhadap jurnalis.
Selain itu juga ada tiga lembar poster kampanye advokasi AJI kepada Polda Sumbar.
Salah satu poster bertulis “Jangan Ada Kekerasan Di Antara Kita”, yang ada di tangan Kapolda. (rel)
















