Payakumbuh, Prokabar – Dinding cadas engan gulma kering di Lembah Harau, terbakar, Rabu (18/5).
Api segera saja membesar dan asap hitam membumbung. Walau mantun, damkar segera tiba di lokasi.
“Terbakar sedikit dan sudah padam, “ kata Kadis Pariwisata Limapuluh Kota, Desri
Baca Juga:
- Bank Nagari Mulai Bayarkan 100 Persen Dana Nasabah Korban Skimming
- CJH Tanah Datar Diminta Jaga Fisik dan Mental
- Cerita Callista Arum Perankan Cewek Tomboy Jago Balap Motor di Sinetron ‘Roda Roda Gila’
Dalam beberapa hari ini panas memang terik di Sumbar, suhu di atas 30 derajat. Langit biru selalu.
Kondisi ini memicu rumput-rumput mengering, apalagi yang tumbuh di batu cadas tegak tali.
Saat berita ini ditulis, langit masih saja bersih bening dan suhu sudah turun ke 27 derajat.
Kebakaran terjadi di Rimbo Piobang, Lembah Harau sekitar setengah satu siang. Tak lama beberapa Damkar Limapuluh Kota tiba di lokasi.
Menurut Desri kebakaran sama-sekali tidak merusak obyek wisata.
Ia berharap pada pelaku wisata untuk tidak membuang sampah kering atau sampah apa pun sembarangan.
Laporan wartawan di lapangan menyebutkan, lokasi kebakaran cukup jauh dari obyek wisata Harau.(adh)
















