Bank Nagari Mulai Bayarkan 100 Persen Dana Nasabah Korban Skimming

Penulis -

Kamis, 12 Mei 2022 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirut Bank Nagari Muhamad Irsyad yang didampingi Direktur Keuangan Sania Putra, Direktur Kredit dan Syariah Gusti Chandra, Komisaris Utama Benni Warlis, Komisaris Manar Fuadi dan Ketua PWI Sumbar Heranof Firdaus memberikan keterangan pers terkait kejahatan skimming.

Dirut Bank Nagari Muhamad Irsyad yang didampingi Direktur Keuangan Sania Putra, Direktur Kredit dan Syariah Gusti Chandra, Komisaris Utama Benni Warlis, Komisaris Manar Fuadi dan Ketua PWI Sumbar Heranof Firdaus memberikan keterangan pers terkait kejahatan skimming.

Padang, Prokabar – Bank Nagari berkomitmen menganti secara utuh (100 persen) dana nasabahnya yang menjadi korban tindak kejahatan skimming yang terjadi pada lebaran kemarin.

Bank Nagari pun telah mulai membayarkan dana nasabah tersebut mulai Kamis (12/5) ini.

Bagi nasabah korban kejahatan skimming yang sudah melapor dan selesai verifikasinya akan dipanggil untuk proses berikutnya.

“Penyelesaian kasus ini paling lambat dalam 20 hari. Kerugian nasabah akibat kejahatan skimming ini akan diganti oleh Bank Nagari secara utuh,” kata Direktur Utama Bank Nagari Muhamad Irsyad kepada media, Kamis (12/5).

Dijelaskan, kejadian itu bermula pada 5 Mei 2022, saat adanya pengaduan dari salah seorang nasabah. Namun akhirnya menjadi viral setelah muncul di media sosial.

Ada tiga mesin ATM yang menjadi lokasi perekaman data nasabah yakni Aur Duri, Terandam dan ….. Kemudian pelaku melakukan penarikan dana pun bukan di wilayah Sumbar. Jumlah korban mencapai 141 nasabah dengan nominal kerugian mencapai Rp1,5 miliar.

Baca Juga :  Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul

“Pada umumnya yang kena adalah nasabah yang memakai ATM dengan magnetic stripe. Sehingga mulai saat ini, Bank Nagari menghentikan pembacaa magnetic stripe di ATM dan hanya memberlakukan ATM dengan chip,” kata Muhamad Irsyad yang didampingi Direktur Keuangan Sania Putra, Direktur Kredit dan Syariah Gusti Chandra, Komisaris Utama Benni Warlis, Komisaris Manar Fuadi dan Ketua PWI Sumbar Heranof Firdaus.

Karena itulah, Direktur Keuangan Sania Putra mengimbau agar nasabah yang menjadi korban skimming untuk segera melapor ke call center Bank Nagari atau langsung ke customer service Bank Nagari.

Baca Juga :  Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik

Lebih jauh Muhamad Irsyad mengimbau agar nasabah tetap tenang. Bank Nagari juga sudah melaporkan hal ini pada ke Polda Sumbar, serta berkoordinasi dengan Bank Indonesia dan OJK.

Terkait kasus di atas, Bank Nagari secara intensif melalui media sosial dan website akan terus memberikan edukasi kepada nasabah terkait tips aman bertransaksi di mesin ATM.

Pihaknya juga mengimbau kepada nasabah untuk lebih banyak menggunakan transaksi secara digital melalui Nagari Mobile Banking, Nagari Cash Management, Penarikan Tunai Tanpa Kartu, serta mengenali modus penipuan transaksi keuangan.

”Jadi selalu mengganti nomor PIN secara berkala, hindari nomor PIN yang mudah ditebak, lindungi kerahasiaan PIN, biasakan selalu menutup keypad dengan tangan ketika memasukkan PIN,” ungkapnya.

Baca Juga :  Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak

Tak kalah penting, nasabah harus menyimpan kartu di tempat yang aman. Jika kartu hilang, maka secepatnya menghubungi Call Center Bank Nagari 150234 untuk meminta pemblokiran.

”Sebelum melakukan transaksi waspadai kondisi sekitar dan perhatikan kondisi fisik mesin ATM, serta usai penarikan tunai segera ambil kartu ATM dan bukti transaksi,” tukasnya.

Sekali lagi Irsyad menegaskan bahwa laporan terkait penyalahgunaan transaksi keuangan pada kartu ATM nasabah Bank Nagari bukan merupakan pembobolan sistem pada Bank Nagari, tetapi merupakan tindak kejahatan pencurian Skimming.

”Dan tindak kejahatan Skimming ini bukan merupakan hal yang baru dalam dunia perbankan. Hal ini juga telah pernah terjadi pada nasabah berbagai bank lainnya,” ujarnya. (mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang
Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak
Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain
BPBD Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Apa Koto Tangah
Pemko Padang Terapkan Antrean Digital Solar Truk di Koto Lalang, Atasi Macet di SPBU Bandar Buat
KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing
Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:32 WIB

101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:26 WIB

BPBD Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Apa Koto Tangah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42 WIB

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

Berita Terbaru