Yunani, Prokabar.com – Kebakaran Yunani mengakibatkan ribuan Turis dan warga asli Yunani harus di evakuasi.
Sudah sampai hari yang ke-11 kebakaran hutan masih terus berkobaran di beberapa bagian Yunani. Dalam peristiwa ini telah menewaskan dua orang.
Mengutip dari AFP, Sabtu (7/8/2021), petugas kebakaran menyatakan bahwa 1.450 bagian dari mereka terus berjuang memadamkan kobaran api menggunakan 15 pesawat. Proses pemadaman juga dapat bantuan dari negara-negara lain.
Kobaran api masih terus berlanjut karena di beberapa daerah masih terdapat angin kencang dan suhu hingga 38 derajat celcius.
BACA JUGA :
- Mulai 1 Oktober 18 Channel TV Kabel Berhenti Siaran di Indonesia
- Cuitan Roy Suryo Sindir Aset Rp 11 Ribu Triliun di Luar Negeri
Yunani dan Turki telah berusaha memadamkan api dalam kebakaran hebat selama lebih dari seminggu, seiring gelombang panas terburuk menyerang wilayah tersebut. Terkait peristiwa itu para pejabat dan ahli mengaitkannya dengan perubahan iklim.
Petugas pemadam kebakaran Yunani mengatakan kebakaran tersebut menyebar di semenanjung Attica yang mencakup Athena, di Evia dan wiayah Peloponnese di barat daya.
Dari dua orang yang tewas, salah satunya bernama Konstantinos Michalos, merupakan presiden Kamar Dagang dan Industri Athena.
BACA JUGA :
- CNN Pecat Tiga Karyawannya Karena Tidak Melakukan Vaksinasi Covid-19
- Tiga Gunung di Alaska Alami Erupsi Semburkan Lava dan Abu Vulkanik
Michalos ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di sebuah pabrik Krioneri dan meninggal di rumah sakit.
Sebuah kota di utara Athena yang terkena kobaran api pada Jum’at (6/8) terdapat seorang pria berusia 38 tahun dari Ippokrateio meninggal di rumah sakit akibat tertimpa tiang listrik yang jatuh saat dia mengendarai sebuah motor.
Sementara itu, delapan orang tewas di Turki dan puluhan orang lainnya dapat perawatan di rumah sakit selama kebakaran 10 hari terakhir.
















