Karya Berpengaruh Tokoh Muslim: The Canon of Medicine oleh Ibnu Sina

Penulis -

Jumat, 7 Oktober 2022 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Siti Hanifah
Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas

Pernahkan kalian mendengar nama Avicenna? Mungkin nama itu sudah umum bagi negara-negara barat. Namun nama aslinya adalah Ibnu Sina. Ia lahir sekitar abad 980 M di Bukhara, Persia. Beliau adalah seorang filosof dan ilmuwan muslim yang sangat terkenal dalam ilmu pengetahuan di dunia ini. Ia mempelajari berbagai macam ilmu seperti ilmu kedokteran, fisika, kimia, matematika, dan bahkan mengenai hukum. Saat ia remaja dia sudah dipanggil dokter karena kejeniusannya.

Pengaruhnya tidak diragukan lagi di wilayah timur dan barat pada masa Abad Pertengahan hingga saat sekarang ini. Di antara tokoh-tokoh muslim yang lain, dialah yang paling banyak menulis tentang buku ilmiah guna memperluas bidang ilmu pengetahuan khususnya kedokteran. Salah satu naskah yang ditulis Ibnu Sina berjudul ‘Fii Qanun fii At-Tibb’ atau Canon of Medicine artinya yaitu kanon kedokteran atau kitab undang-undang tentang kedokteran.
Fii Qanun fii At-Tibb adalah karya Ibnu Sina yang sangat populer dan menjadi warisan karya dunia khususnya dalam ilmu pengetahuan.

Buku ini terdiri dari lima jilid yang berisi tentang prinsip prinsip medis, obat-obatan, penyakit di berbagai bagian tubuh, penyakit umum dan trauma atau psikologis. Berikut ringkasan isi mengenai bagian I dari The Canon of Medicine yang membahas prinsip kedokteran, organ tubuh dan cairan-cairan tubuh.

Prinsip Kedokteran

Dalam buku tersebut, Ibnu Sina menyatakan bahwa “Saya katakan bahwasanya ilmu kedokteran merupakan ilmu yang bisa mengetahui kondisi tubuh manusia baik ketika sehat maupun sakit, dengan melakukan pencegahan agar selalu sehat dan melakukan pengobatan ketika sakit.”
Dalam kedokteran harus diketahui apa yang menyebabkan sehat dan apa yang menyebabkan sakit pada tubuh. Hal itu dapat diketahui dari berbagai macam faktor. Hal itu dapat dilihat makanan, minuman, udara, air, kota, tempat tinggal, eksresi, penyumbatan, okupasi, kebiasaan, gerakan-gerakan baik lahiriah ataupun batiniah, umur, ras, hal-hal aneh yang menghinggap di tubuh, gerakan, diam, obat, perbuatan untuk menjaga kesehatan, dan dan pengobatan masing-masing penyakit.

Organ Tubuh

Organ pada tubuh berasal dari cairan-cairan tubuh. Terdapat organ sederhana dan organ gabungan. Organ sederhana adalah bagian organ yang sama-sama memiliki satu pengertian dan batasan seperti daging, tulang, dan syaraf. Sedangkan organ gabungan adalah organ yang satu namanya tidak dapat mendeskripsikan semua bagian seperti tangan dan wajah, sebagian wajah bukanlah wajah, begitu juga bagian dari tanganlah tidaklah dinamakan tangan. Anggota tubuh ini juga dinamakan anggota instrumental karena menjadi alat yang dijadikan nafas (jiwa) untuk melalukan gerakan dan aksi yang sempurna.

Ibnu Sina memaparkan ada organ vital dalam tubuh manusia yaitu jantung, otak dan hati. Organ vital merupakan sumber utama bagi tubuh. Selain organ vital, juga terdapat organ pelengkap yang membantu dan melindungi kerja organ utama, seperti saluran darah, tulang, urat nadi, syaraf, daging. Selain juga Ibnu Sina juga menjelaskan cairan-cairan tubuh yang disebut humor. Bukan selera humor ya teman. Ibnu Sina juga menjelaskan tentang proses generasi manusia.

Peran Ibnu Sina ini sangatlah krusial di kalangan dokter dan ilmuwan sepanjang masa. Hingga sekarang, karya-karya Ibnu Sina menjadi rujukan bagi sekolah dan universitas dunia terutama dalam bidang kesehatan. Dalam bukunya dia menjelaskan secara detail dan rinci sehingga banyak ilmuwan lain yang belajar dari karyanya. Selain buku Al Qanun fii At-Tibb (The Canon of Medicine) Ibnu Sina juga menulis buku lain seperti Asy Syifa yang membahas tentang pengobatan secara lebih lengkap dan rinci.(*)

 

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penanganan Karhutla Indonesia Berbasis Teknologi
Pendidikan Gratis, Jalan Menuju Indonesia yang Cerdas, Adil dan Makmur
IKHLAS itu MUDAH
Menata Ulang Lanskap Kebijakan Kesejahteraan: Dari Ilusi Desil Menuju Taksonomi Pendapatan Berbasis Keadilan Konstitusional
Sekolah Berbasis Potensi, Minat dan Bakat Anak
Munajat Cinta di Sepenggal Tanah Surga
Muktamar NU ke-35, Menentukan Arah Khidmah NU dan Masa Depan Umat
Di Tanah Kelahiran, Harapan Kami Menggantung di Ujung Pena Regulasi
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:11 WIB

Penanganan Karhutla Indonesia Berbasis Teknologi

Selasa, 29 September 2026 - 10:10 WIB

Pendidikan Gratis, Jalan Menuju Indonesia yang Cerdas, Adil dan Makmur

Minggu, 13 September 2026 - 05:44 WIB

IKHLAS itu MUDAH

Rabu, 2 September 2026 - 13:57 WIB

Menata Ulang Lanskap Kebijakan Kesejahteraan: Dari Ilusi Desil Menuju Taksonomi Pendapatan Berbasis Keadilan Konstitusional

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Sekolah Berbasis Potensi, Minat dan Bakat Anak

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB