Trending | News | Daerah | Covid-19

Ekonomi

Karena ini Keuangan Syariah di Sumbar Kian Dilirik

Dibaca : 165

Padang, Prokabar-Kepercayaan masyarakat Sumbar terhadap sistem keuangan syariah makin meningkat. Hal itu terbukti dari penyerapan Dana Pihak Ketiga (DPK) bank syariah yang tumbuh tinggi.

Bank Indonesia mencatat, hingga triwulan II 2019, total DPK perbankan syariah di Sumbar mencapai Rp4,15 triliun, atau tumbuh 21.02 persen dari triwulan sebelumnya yang hanya tumbuh 9,93 persen.

“Ini jauh lebih tinggi dari pertumbuhan DPK bank umum yang 3,76 persen,” ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Padang, Wahyu Purnama pada Prokabar di Padang, Selasa (26/11).

Lonjakan pertumbuhan DPK bank syariah terutama didorong instrumen deposito dan giro syariah. Untuk deposito, tumbuh dari 5,10 persen, mejadi 26,34 persen.

Sedangkan untuk instrumen giro syariah, meningkat menjadi 19,55 persen, dari 14,64 persen pada triwulan I tahun

Sementara pangsa DPK syariah tumbuh meningkat sebesar 9,75 dari total DPK secara keseluruhan perbankan di Sumatera Barat.

Tingginya tingkat kepercayaan itu, lanjutnya, tak lepas dari antusiasme yang kian terkesan dengan pelayanan keuangan syariah.

“Apalagi didukung dengan keunggulan bank syariah dengan kemudahan akses informasi
melalui internet dan sosial media,” terangnya.

Kendati demikian, pertumbuhan pembiayaan masih terkontraksi. Bahkan, mencapai 0,90 persen pada triwulan II tahun ini, dengan nilai Rp4,93 triliun.

Angka itu makin dalam dibandingkan triwulan sebelumnya yang terkontraksi 0,42 persen. Kondisi itu berdampak tipis pada pangsa pembiayaan, dari 8,87 persen pada triwulan I, menjadi 8,76% pada triwulan II 2019.

“Sedangkan rasio kredit macetnya masih dalam taraf aman, 3,23 persen,” tutupnya. (tds)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top