Kabut Asap Kiriman Di Tanah Datar Kian Pekat

Penulis -

Minggu, 22 September 2019 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar — Dampak kabut asap kiriman provinsi tetangga kian pekat menyelimuti langit Tanah Datar. Kepekatan kabut asap mulai dirasakan sejak beberapa hari kemarin, seiring dengan meningkatnya angka ISPU yang dikeluarkan oleh pihak terkait dilngkungan Kabupaten Tanah Datar.

Jarak pandang akibat kabut asap juga mulai menurun. Ari, salah seorang warga kota Batusangkar mengatakan jarak pandang hari ini, minggu (22/9) kurang dari satu kilometer.

” Tebal kabut asapnya pak, itu nampak saja dekat dekat rumah itu,” ucapnya sambil menunjuk rumah yang mulai samar terlihat karena diselimuti kabut asap kiriman.

Ia pun berharap, pemerintah terkait membagikan masker kepada masyarakat agar dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh kabut asap dapat dicegah. Bagaimana tidak, tebalnya kabut asap, sebagian pengguna jalan raya masih saja tidak menggunakan masker.

” kalau bisa, bagikan lah masker. Masih banyak pemotor tidak memakai masker, entah punya mereka entah tidak itu,” tambahnya.

Sebelumnya, kualitas udara Tanah Datar yang kian memburuk, pemerintah Tanah Datar telah mengeluarkan edaran untuk meliburkan peserta didik dari berbagai tingkatan sekolah. Kebijakan meliburkan sekolah itu, berlansung sejak sabtu (21/9) hingga senin (23/9). Kebijakan untuk memperpanjang libur siswa akan melihat kondisi udara pada hari berikutnya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB