Jumlah Peserta Pertemuan IMF-World Bank Group 2018 di Bali Lebihi Target

Penulis -

Senin, 8 Oktober 2018 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar, Prokabar — Hingga kemarin (7/10), jumlah peserta Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Group di Bali telah melebihi target yang telah ditetapkan oleh Panitia Nasional Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018.

“Dari target 22.000 peserta, per hari ini sudah 34.000 yang mendaftar untuk ikut dalam acara ini,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Panjaitan selaku Ketua Panitia Nasional Pertemuan Tahunan usai bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengunjungi sejumlah fasilitas di kawasan BICC dan BNDCC Nusa Dua, Bali, Minggu (7/10) kemarin.

Luhut memastikan kesiapan Indonesia untuk menyelenggarakan Pertemuan Tahunan International Monetery Fund (IMF) – World Bank Group (WBG) 2018 yang akan diikuti peserta dari 189 negara itu.

Dalam rangka melihat kemajuan persiapan lokasi Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018, Menko Maritim dan Menkeu mengunjungi ruangan dan berbagai lokasi yang akan digunakan untuk pertemuan dan seminar di komplek Nusa Dua.

Selain itu, Menkeu juga mengunjungi fasilitas kesehatan, press center, serta tempat diplomasi budaya yang akan ditampilkan dengan aneka tarian di Taman Jepun dan Indonesia Pavilion.

“Kita sudah siap melaksanakan Annual Meeting (AM) ini. Seluruh venue sudah siap dan kita puas,” ucap Menko Maritim Luhut Panjaitan.

Beberapa agenda yang akan dilangsungkan di Bali International Convention Center (BICC) antara lain, seminar Wanita dalam Tempat Kerja, IMF Youth Dialogue, press briefing tentang global financial, dan sebagainya. Sedangkan di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) akan dilangsungkan acara utama yakni pembukaan dan penutupan.

Selain membahas substansi, dalam pertemuan tahunan ini, akan ditampilkan Indonesia Pavilion yang  menampilkan art and craft expo, boothpariwisata, dan booth infrastruktur.

Staf Ahli Menteri BUMN Sahala Lumban Gaol, menjelaskan dalam Indonesia Pavilion peserta dapat melihat dan membeli berbagai benda seni dan kerajinan karya asli putra bangsa Indonesia.

Selain kerajinan, dalam booth ini ditampilkan berbagai paket pariwisata yang ditawarkan kepada peserta. Terkait infrastruktur, ditampilkan display dan perkembangan pembangunan infrastruktur dan beberapa kesempatan investasi dan pembiayaan di Indonesia.

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli
Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat
5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda
JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan
Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
DSI Resmi Menjadi BUMN, Dony Oskaria Umumkan Status Baru Perusahaan
Dony Oskaria: Danantara Andalkan Dividen BUMN, Bukan Jual Aset Negara
Ini 5 Laptop ASUS Zenbook Yang Enak Dipakai Kerja Ngebut

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:59 WIB

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:48 WIB

Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 21:40 WIB

5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda

Senin, 8 Juni 2026 - 12:58 WIB

JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:04 WIB

Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB