Jemaah Haji Masih Bawa Barang Berlebihan Pulang

Penulis -

Senin, 19 Agustus 2019 - 06:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mekkah, Prokabar — Hingga hari Minggu (18/8) kemarin yang merupakan hari kedua pemulangan, sudah 5.913 jamaah haji dari 16 kelompok terbang (kloter) diterbangkan hari menuju Tanah Air.

Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) dari kloter 2, 3, 4, 5 Embarkasi Solo (SOC), kloter 4, 5, 6 SUB; kloter 5, 6, 7, 8 Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS); kloter 2 Embarkasi Lombok (LOP), kloter 2 BTH, kloter 2 Palembang (PLM), kloter 2 Padang (PDG), dan ķloter 2 Ujung Pandang (UPG).

Pada hari kedua kepulangan kemarin, masih banyak jemaah haji yang membawa barang bawaan secara berlebihan. Mereka memasukkannya ke dalam tas kresek atau tas lainnya. Akibatnya banyak yang terkena sweeping dan harus meninggalkan sebagian barangnya.

Seperti Feru Sukaryono yang harus merelakan sebagian barang bawaannya. “Namanya jamaah, di sini kan lama, jadi banyak membeli oleh-oleh untuk tetangga di rumah. Seperti buah kurma, harganya di sini murah, kalau sudah di Indonesia, harganya gila-gilaan,” kata jemaah haji Kloter 6 Embarkasi Surabaya (SUB)

Jemaah dari Kloter 6 SUB lainnya, Ali Vickry terpaksa membawa hambal dan kain kafan di pundak. Sebab, dia tidak boleh membawa tas tentengan lagi.

“Ini hambal dikasih orang di hotel jadi harus bawa. Dan ini kain kafan yang saya beli di sini. Sudah dicuci air zamzam di Haram (Masjidilharam). Dari pada suruh di bagasi, saya bawa aja,” katanya.

Dia sengaja membeli kain kafan yang bisa digunakan untuk dirinya, istri, dan satu orang tuanya yang masih hidup. Menurutnya, beli kain kafan di Tanah Suci merupakan tradisi di Pulau Madura. “Biar lebih suci,” kata jemaah haji asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur ini.(*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB