Jalan Padang-Solok Macet Total, Rupanya Ini Penyebabnya

Penulis -

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Setelah sehari ditimbun longsor kemarin, jalur Padang-Solok kembali mengalami kemacetan. Hal itu disebabkan tergulingnya truk pengangkut minyak sawit mentah di Panorama dua, Kota Padang, atau sekitar 20 kilometer dari pusat kota Padang, Kamis (13/12).

Seorang warga Kabupaten Solok yang hendak bepergian ke Padang, Elvarena (38) melalui sambungan telepon di Solok, Kamis mengatakan truk yang terguling tersebut mengakibatkan kemacetan mencapai 7 kilometer.

“Macet sampai di jembatan timbang di Lubuk Selasih, Kabupaten Solok, sekitar 7 kilometer,” ujarnya, Kamis.

Ia mengaku belum tahu mulai jam berapa truk tersebut terguling, kemacetan tersebut membuatnya terlambat masuk kerja.

“Setiap hari saya bolak-balik Padang-Solok untuk kerja,” katanya.

Sementara seorang warga Padang, Zul (50) mengungkapkan kemacetaan tersebut akibat terjadi kecelakaan yang melibatkan tiga truk pada Rabu malam (12/12).

“Informasi ada kecelakaan, dua truk menabrak tebing dan satu truk pengangkut minyak (sawit mentah) terguling dan tumpah,” katanya yang ketika dihubungi berada di Pos Polisi Lalu Lintas Ladang Padi, sekitar kawasan Hutan Raya Bung Hatta, Padang.

Kemacetan dari arah Padang, sebutnya kini diperkirakan telah mencapai belasan kilometer. “Di posisi saya saat ini macet, sampai di Indarung juga macet,” ujarnya yang hendak ke Solok Selatan.

Jalan Padang-Solok kini menjadi salah satu akses alternatif setelah ambruknya jembatan Kayu Tanam yang merupakan akses utama jalan nasional Padang-Bukittinggi pada Senin (10/12) malam.

Sebelumnya akses jalan lintas Sumatera yang menghubungkan Provinsi Jambi tersebut terganggu akibat tanah longsor di panorama dua Sutinjau Laut, Rabu malam sekitar 02.30 WIB.

Material longsor menutup badan jalan sepanjang 30 meter dengan ketinggian dua meter.

Jalan lintas Sumatera melewati Kota Solok itu juga menjadi akses utama bagi masyarakat dari Pekanbaru-menuju Padang, karena ruas jalan utama jalur itu juga terputus akibat jembatan ambruk dua hari lalu.

Akibatnya jalan lintas melalui Solok makin dipadati oleh kendaraan sehingga ratusan kendaraan terjebak macet saat terjadi longsoran.

Untuk sementara alternatif jalur Padang-Pekanbaru yang tersisa adalah melewati jalur Sicincin-Malalak atau melewati kelok 44 terus ke Pariaman dan Padang. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB