Solok, Prokabar – Akses jalan menuju Kecamatan Tigo Lurah Kabupaten Solok tertimbun longsor, Jum’at (14/12). Hal itu dipicu curah hujan yang cukup tinggi sejak beberapa hari terakhir.
Material longsor menutup badan jalan tepatnya di kawasan Kelok Hiduang Kabau, Aie Busuek, Nagari Simanau.
Diperkirakan, peristiwa runtuhnya tebing jalan untuk sekitar pukul 04.00 Wib, namun Kejadiannya baru diketahui warga diwaktu pagi tadi ketika hendak melintas.
Akibatnya, warga yang hendak ke kecamatan Tigo Lurah dan sebaliknya terpaksa membatalkan niatnya dan berbalik arah.
Camat Tigo Lurah, Sarmaini menyebutkan, material longsor (tanah lurueh) awalnya sempat menutupi badan jalan sepanjang lebih kurang 30 meter dengan ketinggian hingga 4 meter.
Warga bersama pemerintah nagari dan pemerintah kecamatan dibantu TNI-POLRI melakukan gotong royong mengangkat material longsor dengan alat seadanya. Alhasil, siangnya kendaraan sudah bisa kembali lewat.
“Jadi tadi sudah foro bersama masyarakat dan untuk kendaraan roda empat sudah bisa lewat,” ungkap Sarmaini saat dihubungi melalui telepon selulernya.
Kendati demikian, camat menjelaskan, masih banyak material longsor yang belum terangkat dari jalan dan dibutuhkan bantuan berupa alat berat karena tidak mungkin dikerjakan secara manual.
Masyarakat berharap, Pemerintah Kabupaten Solok mengirimkan alat berat untuk mengangkat sisa material longsor. Jika tidak diangkat, maka berpotensi kembali menimbun jalan.
“Kalau akses jalan ini tidak bisa dilewati, maka ribuan masyarakat di Kecamatan Tigo Lurah terancam terisolir,” sebut Putra.
Selain itu, akses jalan ke Nagari Garabak Data juga dilaporkan nyaris terputus setelah jalan tanah yang menghubungkannya dengan nagari Batu Bajanjang terban.(*/mbb)
















