Jaga Stabilitas Harga Beras, Bulog Sumbar Lakukan Ini

Penulis -

Selasa, 4 September 2018 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Untuk menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga, Perum Bulog Sumatera Barat menyalurkan 500 ton beras medium pada sejumlah pasar pada tiga kota yakni Padang, Bukittinggi dan Solok.

“Kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) ini merupakan program nasional yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia,” kata Kepala Bulog Divre Sumbar Suharto Djabar, Selasa (4/9).

Menurutnya pelaksanaan kegiatan tersebut melibatkan banyak pihak dengan menggunakan jaringan distribusi antara lain Rumah Pangan Kita (RPK), Toko Pangan Kita, Mitra BULOG, BUMN Pangan dan Kanvasing oleh Satgas BULOG pada 59 titik jaringan distribusi.

Peluncuran program itu juga melibatkan satgas pangan untuk melakukan pengawasan terhadap pihak-pihak yang menjalankan operasi pasar, termasuk monitoring, pengendalian dan pengamanan.

KPSH itu terdiri dari beberapa langkah yaitu Operasi Pasar Pemerintah (OP-CBP), percepatan Penyaluran Bansos Rastra dan penjualan komoditi komersial Bulog diantaranya Beras Kita Premium, Gula Manis Kita, Tepung Terigu Kita, Minyak Goreng Kita, dan Daging Kita.

“Kami terus pantau perkembangan harga pangan pokok khususnya beras supaya intervensi pasar dapat segera kami lakukan dengan menggelontorkan stok beras CBP dan komoditi komersial yang kami miliki,” katanya.

Bulog Sumbar telah menggelontorkan beras CBP dari Januari – Agustus 2018 sebanyak 4.150 ton dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan No. 57 Tahun 2017 yaitu maksimal Rp. 9.950.

Saat ini stok beras Bulog Sumbar sekedar 24.000 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan penyaluran 10 (sepuluh) bulan ke depan.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar Asben Hendri mengatakan sebagian pedagang di provinsi itu masih menjual harga beras medium di atas HET.

Operasi pasar melalui KPSH menurutnya cukup efektif untuk menekan harga di tingkat pedagang. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli
Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat
5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda
JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan
Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
DSI Resmi Menjadi BUMN, Dony Oskaria Umumkan Status Baru Perusahaan
Dony Oskaria: Danantara Andalkan Dividen BUMN, Bukan Jual Aset Negara
Ini 5 Laptop ASUS Zenbook Yang Enak Dipakai Kerja Ngebut
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:59 WIB

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:48 WIB

Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 21:40 WIB

5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda

Senin, 8 Juni 2026 - 12:58 WIB

JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:04 WIB

Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB