J.S Khairen Ungkap Kisah Dompet Ayah Sepatu Ibu di UNP, Mahasiswa Terinspirasi

Penulis -

Jumat, 19 September 2025 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Gramedia bersama Universitas Negeri Padang (UNP) resmi membuka acara Ngaji Literasi x Semesta Buku pada Selasa (16/9/2025) di Auditorium UNP. Program ini berlangsung hingga 21 September 2025 dengan agenda Festival Buku, Book Talk, dan Bincang Kreatif.

Pada Jumat (19/9/2025), acara berlanjut dengan Seminar “Menulis dari Akar: Syair, Syiar, dan Sastra Masa Kini”. Seminar menghadirkan penulis Jombang Santani Khairen atau J.S Khairen. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Rektorat UNP Lantai 4, Padang.

Penulis buku “Dompet Ayah Sepatu Ibu” dan “Bungkam Suara” itu membuat seluruh penikmat literasi di Sumatera Barat tergugah untuk hadir, itu di buktikan dengan mahasiswa berdatangan dari berbagai kampus.

Baca Juga :  BPBD Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Apa Koto Tangah

Sejumlah peserta aktif berdialog dengan penulis. “Apa yang membuat Bang Khairen menulis buku Dompet Ayah Sepatu Ibu?” tanya salah satu mahasiswa.

J.S Khairen menjawab lugas. “Saya terinspirasi dari kisah orang tua sendiri. Pengalaman mereka sangat berkesan, lalu saya tuangkan dalam cerita,” ujarnya.

Penulis asal Ranah Minang itu menguraikan, novel tersebut mengangkat perjuangan anak-anak miskin di Sumatra Barat. “Tokohnya Asrul dan Zeena, dua anak sederhana yang berjuang keluar dari kemiskinan. Mereka bertemu di kampus dan memilih berjuang bersama,” kata Khairen.

Baca Juga :  Kabut Asap Kiriman Kembali Menyelimuti Maninjau

Ia menambahkan, buku ini memiliki 25 episode sarat pesan moral. “Karya ini saya harapkan bisa memberi motivasi bagi generasi muda agar tidak menyerah meski hidup penuh rintangan,” jelasnya.

Novel itu juga menampilkan realitas sosial. “Asrul digambarkan membantu ibunya dengan menjadi wartawan dan tukang kliping. Sedangkan Zeena harus berjualan jagung sebelum sekolah. Keduanya melawan keterbatasan dengan tekad kuat,” tutur Khairen.

Baca Juga :  Tak Lagi Sekadar Biji Kopi, Kopi Bantjah Kini Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah

Salah seorang peserta, Dina, mengaku terinspirasi. “Cerita ini membuat saya yakin bahwa pendidikan tetap bisa mengubah nasib,” ucapnya.

Menurut Khairen, kisah ini juga relevan dengan kondisi banyak keluarga di pedesaan. “Saya ingin menunjukkan bahwa pendidikan mampu memutus rantai kemiskinan,” tegasnya.

Khairen menutup seminar dengan pesan. “Tidak ada cita-cita yang mustahil jika kita berusaha keras. Semangat itu saya ingin tanamkan lewat karya,” katanya. (***)

Penulis : Rilis

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabut Asap Kiriman Kembali Menyelimuti Maninjau
Tak Lagi Sekadar Biji Kopi, Kopi Bantjah Kini Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah
101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang
Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak
Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain
BPBD Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Apa Koto Tangah
Pemko Padang Terapkan Antrean Digital Solar Truk di Koto Lalang, Atasi Macet di SPBU Bandar Buat
KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Kabut Asap Kiriman Kembali Menyelimuti Maninjau

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Tak Lagi Sekadar Biji Kopi, Kopi Bantjah Kini Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:32 WIB

101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain

Berita Terbaru

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 0;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo:  ;confidence:  ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 30;

Daerah

Kabut Asap Kiriman Kembali Menyelimuti Maninjau

Selasa, 13 Okt 2026 - 07:31 WIB