Trending | News | Daerah | Covid-19

Peristiwa

Istri Gubernur se-Indonesia Adu Piawai Masak Randang

Dibaca : 170

Padang, Prokabar – Para istri Gubernur se-Indonesia adu kepandaian memasak rendang pada Festival Marandang 2019 yang digelar sebagai salah satu rangkaian kegiatan Hari Kesatuan Gerak PKK Nasional ke-47 di Padang, Jumat.

“Kegiatan lomba memasak rendang antar PKK se-Indonesia merupakan salah satu sarana memperkenalkan rendang ke seluruh Indonesia,” kata Wali Kota Padang Mahyeldi.

Pada lomba yang digelar di Pelataran Museum Adityawarman Padang tersebut semua peralatan hingga bahan telah disiapkan oleh panitia dan Tim PKK tinggal memasak mengikuti petunjuk yang telah disediakan.

Ia berharap dengan lomba memasak rendang ini para ibu PKK se-Indonesia bisa mengetahui bagaimana cara memasak dan menyajikannya.

Apalagi rendang sudah mendapat pengakuan internasional sebagai makanan yang enak dan tentu saja warga Nusantara penasaran juga ingin tahu bagaimana cara memasaknya, tambah dia.

Selain diikuti para Tim PKK lomba juga diikuti perwakilan dari kecamatan dan pelajar SLTP di Padang.

Lomba memasak rendang ini menghadirkan juri chef terkenal Wiliam Wongso.

Menurut Wiliam kriteria penilaian meliputi teknis memasak dengan poin 30 persen, rasa 40 persen, penyajian 15 persen dan kebersihan 15 persen.

Untuk memasak rendang dibutuhkan waktu sekitar 3,5 jam dengan bahan daging sapi, santan, cabai halus, bawang dan rempah lainnya.

Tahap pertama santan dan semua bumbu dimasak dan terus diaduk bersama daging sapi hingga berwarna kecoklatan atau disebut kalio.

Setelah itu masakan terus diaduk dan dimasak dengan api kecil hingga mulai kehitaman dan menjadi rendang.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Tengah, Siti Atiqoh Supriyanti yang merupakan istri dari Ganjar Pranowo mengaku ini merupakan pengalamannya yang kedua memasak rendang.

“Jangan-jangan nanti mas Ganjar minta dimasakin di rumah,” katanya sembari mengaduk rendang di kuali.

Siti mengaku memasak rendang merupakan pengalaman baru baginya karena butuh waktu tiga jam dan akan membawanya sebagai oleh oleh untuk suami.

Para peserta dari berbagai provinsi di Indonesia terlihat antusias mengikuti kegiatan ini dengan memakai pakaian khas daerah masing-masing.

Suasana perlombaan semakin meriah karena diselingi hiburan lagu-lagu dari berbagai daerah di Indonesia sehingga ada peserta yang memasak sambil berjoget.(*/mbb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top