Padang Pariaman, Prokabar –
Silih berganti Inur (28) dipanggil para tamu majikannya. Kaliangpasiang ia dibuatnya, belum saja selesai ia melayani satu tamu, sudah datang pula panggilan yang lain.
“Ondeh, sabar ya pak, ndak kan habis gulai kapalo lauak tu do. Sagarobak lai, tenang saja la bapak,” kata Inur sambil bercanda kepada para pengunjung warung nasi juragannya di Pantai Tiram, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (16/6).
Begitulah benar keadaan ramainya pengunjung di Pantai Tiram yang khas dengan masakan kepala ikan dan panggang ikannya. Tidak saja warung nasi milik Resty, juragan Inur yang dipadati pengunjung. Dari ujung ke ujung semua rumah makan tampak padat.
“Masakan di sini merata enaknya, saya paling suka itu kepala ikan gulai kuning. Selain enak, semua tertata rapi. Mulai dari harga makanan hingga cemilan,” kata Artis (43) salah seorang perantau asli Padang yang sengaja bertandang ke Tiram.
Tidak ada istilah ‘mamakuak‘ harga menjadi faktor penunjang lainnya bagi para pengunjung untuk sengaja jauh-jauh datang ke Tiram untuk makan siang. Ditambah dengan suasana pantai yang sejuk dan asri. (Ola)
















