Budaya

Inspiratif! Ulos Karya Penenun Suku Pakpak Kabupaten Dairi, Sumatera Utara Go Internasional

Foto Beb - Romy bersama suami, Eddy Berutu (Bupati Kabupaten Diari) bersama tim Dekranasda menunjukan hasil karya masyarakat Kabupaten Dairi

Jakarta, Prokabar — Pengrajin tenun Suku Pakpak asal Kabupaten Dairi, patut berbangga, hasil karya berupa ulos dikenal hingga ke Belgia.

“Awal Oktober, karya tenun ulos karya penenun Kabupaten Dairi ikut acara fashion di Belgia. Pengunjung di sana sangat tertarik bahkan meminta kami membuatkan tenun khas Dairi untuk keperluan fashion,” terang Romy Mariani Eddy B, Ketua Dekranasda Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

Foto Beb - Diskusi Eco Fashion Indonesia

Foto Beb – Diskusi Eco Fashion Indonesia

Saat ditemui di acara Eco Fashion Indonesia di Epicentrum Walk, Jakarta, Romy juga menunjukan hasil alam Kabupaten Dairi berupa kopi Sidikalang, cokelat dan keripik olahan labu.

“Selain tenun, hasil alam yang kami bawa berupa kopi Sidikalang, olahan cokelat dan keripik labu,” sebut Romy.

Di acara ‘Next GENEROUSion Festival’ yang diselenggarakan Filantropi Indonesia ini, karya penenun Suku Pakpak ditampilkan sejumlah model di atas cat walk.

Romy menyebut penenun yang berasal dari daerahnya mengalami peningkatan dari segi ekonomi. Hal tersebut disampaikan Romy di sesi diskusi bersama Merdi Sihombing (pencetus Eco Fashion Indonesia) Nazir Foead (Kepala Badan Restorasi Gambut), Randi Swandaru (Kepala Divisi Pendayagunaan BAZNAS), Advina Ratnaningsih (model senior).

“Secara ekonomi awalnya penenun Kabupaten Diari khususnya tidak berkembang. Dikarenakan ulos ini dipakai untuk acara adat tertentu, mereka hanya membuat untuk kalangan keluarga saja. Padahal produk yang mereka buat itu sangat bernilai,” ungkap Romy.

Melihat adanya peluang bisnis yang menjanjikan inilah, sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Diari, Sumut, Romy ingin memajukan perekonomian khususnya bagi penenun.

Foto Beb - Romy Mariani Eddy B, Ketua Dekranasda Kabupaten Diari, Sumatera Utara

Foto Beb – Romy Mariani Eddy B, Ketua Dekranasda Kabupaten Diari, Sumatera Utara

“Setelah adanya pembekalan yang bekerjasama dengan Merdi Sihombing inilah, penenun di daerah kami mendapat pencerahan. Baik dari segi desain maupun bagaimana cara memasarkannya,” jelasnya.

Romy pun berharap dengan kemajuan para penenun di daerahnya membuka hati CSR perusahaan di Indonesia mau bekerjasama. “Dibutuhkan CSR yang mau mensupport penenun daerah kami. Sekaligus melestarikan dan juga membangun regenerasi muda agar warisan nenek moyang kami tidak lenyap oleh budaya dari luar,” harapnya. (beb)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top