Peristiwa

Inilah Bahan Maut “Pabrik Sabu-sabu” di Payakumbuh

Payakumbuh, ProKabar – Ada avtur di zippo, soda api, urea thailand, ampas trembesi hingga air aki. Inilah bahan racikan sabu-sabu di Payakumbuh.

Semua diolah dengan bahan-bahan lain, bak limbah B3 saja. Itulah yang dikonsumsi oleh anak muda. Tenggen.

Tak hanya tenggen, tapi pendek umurnya. Kejahatan narkoba adalah kejahatan luar biasa. Upaya cari uang semacam ini tak lain adalah pembunuhan generasi muda.

“Angkat tangan saya dengan Payakumbuh. Kemarin miras, sekarang sabu, LGBT banyak pula, apa yang lebih gila dari itu?” Jangan marah, ini kata orang Payakumbuh juga. Heboh di medsos.

“Bahan pembuatan sabu yang diracik pelaku, dibeli secara online. Ada juga yang dibeli di apotik sekitar dan toko pupuk,” jelas Kapolres Payakumbuh AKBP Endrastyawan Setyowibowo dan Kapolsekta Kompol Russirwan.

Pelaku Rino Datuk Pandak yang merupakan oknum niniak mamak di Tiaka, Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Sumbar, mengaku bisa membuat sabu-sabu setelah belajar di internet.

“Agar masyarakat tidak curiga, bahan bahannya dia pesan online. Belajar membuat online dan beli bahannya juga online,” jelas Kapolres.

Selain bahan di atas, Rino Dt Pandak juga meracik sabu sabu dengan bahan alkohol murni 100 persen, baby oil, batrai energizer serta beberapa bahan lain.

 

Pelaku mengolah bahan tersebut menjadi sabu sabu, dengan menggunakan kompor gas, sebuah kuali alumanium merek teflon. (VBM)

Berani Komen Itu Baik

Loading...
To Top