Ini Usulan Apeksi Terkait APBD

Penulis -

Kamis, 28 November 2019 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Airin Rachmi Diany mengusulkan pemerintah kota (Pemkot)  melakukan pemetaan terhadap pengalokasian anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

“Sebagai Ketua Apeksi, pasti tentu tergantung dari wilayah masing-masing. Mungkin yang dilakukan adalah membuka pemetaan kan kita diminta oleh Kementerian PAN-RB untuk melakukan pemetaan, apa kebutuhan belanja kepegawaian,” kata Airin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/11).

Menurut Airin, yang juga menjabat Wali Kota Tangerang Selatan, proposi APBD memang lebih banyak untuk kebutuhan pegawai dan gaji pegawai.

Termasuk Tangerang Selatan yang masih berupaya menjaga agar kebutuhan belanja pegawai, tidak lebih 30 persen dari total APBD.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Dari zaman dulu memang sudah terlalu banyak jumlah pegawainya, sehingga tidak bisa melakukan apapun karena itu merupakan kewajiban. Ini tentu berbeda dan itu suatu kondisi yang memang given kalau saya lihat,” tegasnya.

Airin menuturkan, pemerintah daerah saat menentukan jumlah rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) dibatasi, dan tidak boleh terlalu banyak administrasi.

Menurutnya, pemetaan itu bisa juga dilakukan secara keseluruhan sebagai cara untuk menyusun pengalokasian APBD.

Sehingga, dengan pemetaan itu, pemkot dapat mengetahui secara jelas kebutuhan-kebutuhan untuk program peningkatan kesejahteraan masyarakat, disamping kewajiban belanja pegawai.

Selain itu, pemkot bisa berupaya tidak membuka rekrutmen pegawai dengan memaksimalkan pegawai yang ada.

Airin menilai, moratorium rekrutmen CPNS untuk pemerintah daerah dalam beberapa tahun lalu bisa menekan belanja pegawai itu.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Sehingga, kebijakan tersebut bisa menjadi salah satu upaya mengendalikan alokasi anggaran, dan lebih banyak mendoronguntuk belanja modal bagi kebutuhan masyarakat.

“Sehingga itu sebagai bentuk pengendalian, mudah-mudahan ini menjadi salah satu yang akan mendorong belanja modal lebih banyak daripada belanja pegawai,” paparnya.

Ia menyatakan, masih memungkinkan untuk meminta penambahan dana transfer dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah untuk belanja modal demi memenuhi kebutuhan masyarakat. Di samping fakta bahwa anggaran untuk belanja pegawai yang tak bisa diubah.

“Masih mungkin, contohnya di dalam sesuai dengan kebutuhan kita akan diminta untuk proposal disampaikan ke Bappenas dan Kementerian Keuangan, sesuai dengan program prioritas yang dilakukan oleh Rencana Pembangunan Jangka Menengan Nasional (RPJMN) tentunya itu juga bisa membantu kita dalam bentuk dalam bentuk program dan kegiatan,” tambahnya.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M.Tito Karnavian mengimbau  para wali kota, dan gubernur agar belanja modal lebih banyak untuk kepentingan rakyat. Akan tetapi, program itu jangan hanya dibuat tetapi tidak sampai manfaatnya kepada masyarakat.

“Jangan terbalik, yang banyak untuk kepentingan aparatur tapi harus banyak untuk rakyat. Kuncinya nanti kita lihat di belanja modal. Tapi seperti pesan bapak presiden jangan hanya send, tapi delivered. Artinya dirasakan oleh rakyat,” ungkapnya. (*)

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB