Ini Tentang Masker

Penulis -

Sabtu, 4 April 2020 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Dr. Yassin Yanuar M Ilham Bintang, SpOG(K), Msc

Di dalam dunia kedokteran, adalah sangat lazim ada penemuan hal baru, melalui pembuktian hasil penelitian baru yang membantah kebenaran sebelumnya.

Namun 1-2 bulan terakhir ini, sungguh cepat dan mendebarkan dada fakta-fakta yang ada terkait COVID-19. Dalam waktu singkat kita harus sigap menerima kebenaran baru, padahal baru saja menerima fakta sebelumnya yang bisa berbeda.

Sebagai contoh, mengenai masker saja. Baru 1-2 bulan yang lalu bahwa masyarakat dihimbau agar penggunaan masker adalah yang sakit saja, serta tenaga medis yang bertugas. Selain itu, ketika itu penggunaan masker dianggap bukanlah langkah konkret mencegah penularan COVID-19, karena penularannya melalui droplet, serta sentuhan tangan ke selaput lendir pada hidung, mulut dan mata, bukan melalui hirupan napas/udara (airborne). Ketika itu juga, ada himbauan bahwa masker berbahan kain tidak cukup baik karena pori-porinya dapat dilewati oleh virus COVID-19

Kini, sungguh berbeda adanya, semua yang hendak berpergian, dihimbau menggunakan masker, selain jaga jarak dan sering cuci tangan. Nah, Pakai masker yang sesuai yah!

Tenaga medis yang bekerja close contact dengan pasien apapun disarankan menggunakan masker N95. Penggunaan masker bedah juga dilakukan pada semua staf yang bekerja di layanan kesehatan.
Nah, karena semua dihimbau untuk pakai masker, tentunya masker medis yang ada tidaklah cukup untuk semua orang. Maka itu diharapkan, masker medis digunakan hanyalah pada layanan kesehatan.

Masyarakat dapat menggunakan masker kain, yang murah, lebih mudah diproduksi, dan dapat digunakan berulang kali. Masker kain dapat menahan droplet-droplet besar, yang mengandung virus. Maka itu, juga punya fungsi proteksi yang cukup baik, ditambah dengan waspada jaga jarak.

Jadi kita tambah rumusnya : 3J + 1C + 1M Jaga Jarak, Jangan Kumpul, Jangan Keluar Rumah, Cuci tangan dan Pakai Masker (yang sesuai). Mari kita tetap simak berbagai perkembangan keilmuan terbaru. Sesungguhnya kebenaran hanya turun dari Allah subhaanahu wata’ala, sebaik-baiknya pelindung kita.

Yuk, sebar kebaikan, bukan kepanikan.

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penanganan Karhutla Indonesia Berbasis Teknologi
Pendidikan Gratis, Jalan Menuju Indonesia yang Cerdas, Adil dan Makmur
IKHLAS itu MUDAH
Menata Ulang Lanskap Kebijakan Kesejahteraan: Dari Ilusi Desil Menuju Taksonomi Pendapatan Berbasis Keadilan Konstitusional
Sekolah Berbasis Potensi, Minat dan Bakat Anak
Munajat Cinta di Sepenggal Tanah Surga
Muktamar NU ke-35, Menentukan Arah Khidmah NU dan Masa Depan Umat
Di Tanah Kelahiran, Harapan Kami Menggantung di Ujung Pena Regulasi

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:11 WIB

Penanganan Karhutla Indonesia Berbasis Teknologi

Selasa, 29 September 2026 - 10:10 WIB

Pendidikan Gratis, Jalan Menuju Indonesia yang Cerdas, Adil dan Makmur

Minggu, 13 September 2026 - 05:44 WIB

IKHLAS itu MUDAH

Rabu, 2 September 2026 - 13:57 WIB

Menata Ulang Lanskap Kebijakan Kesejahteraan: Dari Ilusi Desil Menuju Taksonomi Pendapatan Berbasis Keadilan Konstitusional

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Sekolah Berbasis Potensi, Minat dan Bakat Anak

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB