Ini Tanggapan Presiden Terkait Investasi Chandra Asri

Penulis -

Jumat, 6 Desember 2019 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banten, Prokabar — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan apresiasinya atas langkah PT Chandra Asri yang melakukan investasi Rp60-80 triliun untuk membangun petrokimia yang saat ini nilai impornya sangat besar. Ia berharap dengan investasi itu nantinya impor bahan-bahan petrokimia betul-betul stop dan kita justru bisa mengekspornya.

“Feeling saya mengatakan, 4 tahun lagi kita, 3 atau 4 tahun lagi kita sudah tidak mengimpor lagi yang namanya bahan-bahan petrokimia dan justru bisa kita ekspor,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada peresmian beroperasinya pabrik polyethylene baru milik PT Chandra Asri Petrochemical, di Cilegon, Banten, Jumat (6/12).

Menurut Presiden, ekspor bahan kimia mencapai Rp124 triliun, sementara impor bahan kimia saat ini 317 triliun. Jadi defisitnya Rp193 triliun, sambung Presiden, itu gede sekali. Karena itu, Presiden berharap nanti dengan investasi yang berikutnya dari Chandra Asri sudah bisa menyelesaikan ini. “Ini yang kita harapkan,” tegasnya.

Begitu juga dengan kebutuhan domestik polyethylene yang mencapai 2,3 juta ton per tahun, sementara kapasitas produksi nasional baru 780.000 ton. Artinya, lanjut Presiden, Indonesia masih impor 1,52 juta ton.

“Jangan berikan peluang-peluang seperti ini ke negara lain. Kalau kita bisa membuat sendiri kenapa kita harus impor.  Segera selesaikan Pak Prayogo pabriknya, kalau bisa jangan sampai 4 tahun, 2 tahun selesai gitu. Dikebut,” pinta Presiden Jokowi kepada Chairman PT Chandra Asri Prajogo Pangestu yang hadir dalam kesempatan itu.

Presiden menilai pembangunan pabril petrokimian dan polyethylene miliki PT Chandra Asri Petrochemical itu merupakan langkah konkret yang diperlukan oleh negara, bukan wacana-wacana.

“Ini kita masih defisit segitu gedenya. Jadi kalau datang ke saya itu betul-betul, saya akan datang kalau pabriknya sudah jadi dan beroperasi. Itu baru benar, saya datang. Kalau groundbreaking saya sudah enggak mau suruh groundbreaking,” jelas Presiden seraya mengemukakan, dirinya pernah naruh batunya, dimulai pembangunan pabrik, namun ditunggu 5 tahun kok enggak pernah diundang untuk pembukaan, ternyata diteruskan saja tidak.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan rasa senangnya karena setiap penanaman modal itu pasti menyerap ratusan, ribuan tenaga kerja yang seluruhnya berasal dari daerah.

“Inilah pentingnya kenapa saya selalu menyampaikan penanaman modal, penanaman modal, penanaman modal, investasi, investasi, investasi. Larinya ke mana sih? Pembukaan lapangan kerja yang sebesar-besarnya, yang akan membantu dan berkontribusi dalam menggerakkan roda ekonomi, tidak hanya di Cilegon dan di Banten saja tetapi juga di perekonomian nasional,” tutur Presiden Jokowi.

Pabrik baru polyethylene miliki PT Chandra Asri Petrochemical itu akan menambah kapasitas produksi sebesar 400 ribu ton per tahun, sehingga menjadikan total kapasitas sebesar 736 ribu ton per tahun. Selain itu, Chandra Asri juga fokus mengembangkan kompleks petrokimia kedua dengan investasi sekitar Rp60-80 triliun. Pembangunan ini diharapkan selesai pada 2024. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli
Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat
5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda
JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan
Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
DSI Resmi Menjadi BUMN, Dony Oskaria Umumkan Status Baru Perusahaan
Dony Oskaria: Danantara Andalkan Dividen BUMN, Bukan Jual Aset Negara
Ini 5 Laptop ASUS Zenbook Yang Enak Dipakai Kerja Ngebut

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:59 WIB

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:48 WIB

Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 21:40 WIB

5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda

Senin, 8 Juni 2026 - 12:58 WIB

JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:04 WIB

Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB