Ekonomi

Ini Proyeksi Inflasi Sumbar di Penghujung 2019

Padang, Prokabar-Bank Indonesia memproyeksi laju inflasi Sumatera Barat sepanjang triwulan IV 2019 lebih tinggi dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Padang, Wahyu Purnama menyampaikan, proyeksi itu berdasarkan hasil Survei Konsumen (SK) Juli 2019 yang memerkirakan perkembangan harga menjelang akhir tahun cenderung meningkat.

“Ya, itu jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Prokabar.com di Padang, Jumat (8/11).

Dalam Kajiam Ekonomi Regional Sumatera Barat yang diterbitkan Bank Indonesia, laju inflasi triwulan IV hanya diperkirakan berada di kisaran 3,6 persen-4,0 persen.

Angka itu tercatat lebih tinggi dibandingkan periode di triwulan IV 2018 yang hanya 2,68 persen. Nilai indeks perkiraan perubahan harga barang dan jasa secara umum enam bulan ke depan, sejak Juli 2019 169.

Kondisi itu mengalami kenaikkan dari bulan sebelumnya yang sebesar 167,5. Neski begitu, lanjutnya, inflasi kuartal ke empat juga diperkirakan lebih rendah dari kuartal ke III tahun ini.

“Diperkirakan hanya sekitar 3,8 persen-4,2 persen saja,” sebutnya.

Terkendalinya inflasi sejalan dengan telah berakhirnya musim perayaan hari bersar keagamaan nasional seperti lebaran Idul Fitri dan Idul Adha. Dengan demikian terjadi normalisasi terhadap harga.

“Kemudian, adanya dorongan deflasi pada triwulan III,” tutupnya. (tds)

Berani Komen Itu Baik

Tirto.ID
Loading...
To Top