Ini Cara Kementan Jaga Stabilitas Harga Jelang Idul Fitri

Penulis -

Sabtu, 1 Juni 2019 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) gelar operasi pasar untuk menjaga stabilkan pasokan dan harga pangan dari beberapa komoditas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

Kepala  Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Agung Hendriadi mengatakan operasi pasar dilakukan karena  sudah mendekati Lebaran yang biasanya komoditas pangan naik. “Masyarakat tetap dapat mendapatkan makanan dan minuman empat sehat lima sempurna dengan harga terjangkau di sini,” kata Agung saat membuka pelepasan operasi pasar di Toko Tani Indonesia Center (TTIC), Jati Padang, Pasar Minggu, Jumat (31/5) kemarin.

Menurutnya harga cabai dan bawang merah di beberapa pasar eceran di DKI mulai bergerak naik. Hal itu disebabkan terganggunya distribusi ke pasar-pasar.

Agung berurai seperti di Pasar Induk Kramat Jati meskipun pasokan masih normal tapi mulai ada pergerakan harga Rp13.000 (cavai rawit merah), Rp24.000 (cabai merah keriting), dan Rp23.000 (bawang merah). Pasokan cabai rawit merah 53 ton, cabai merah keriting 39 ton dan bawang merah 99 ton.

Di tingkat petani produsen diketahui masih normal, pantauan Kementan harga cabai rawit merah dan cabai merah keriting di Tuban Jawa Timur Rp6.000 per kilogram dan Rp13.000 per kilogram, sedangkan bawang merah Brebes di Cirebon Rp20.000 per kilogram dan bawang merah batu di Kabupaten Bandung Rp18.000 per kilogram.

“Komoditas daging ayam menjadi unggulan atau paling diincar konsumen menjelang hari raya lebaran. Kami harus menjaga kebutuhan konsumen supaya teepenuhi,” papar Agung.

Nantinya akan ada 10 pasar eceran yang menjadi sasaran dari operasi pasar ini.

Tak hanya di DKI Jakarta, operasi pasar juga akan terus dilakukan di luar Jakarta jika ditemukan harga yang tidak wajar. “Bila diperlukan lakukan OP dan Gelar Pasar Murah, bekerjasama dengan produsen/gapoktan dan distributor pangan untuk menjaga stabilitas harga pangan di wilayahnya,” tambahnya. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli
Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat
5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda
JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan
Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
DSI Resmi Menjadi BUMN, Dony Oskaria Umumkan Status Baru Perusahaan
Dony Oskaria: Danantara Andalkan Dividen BUMN, Bukan Jual Aset Negara
Ini 5 Laptop ASUS Zenbook Yang Enak Dipakai Kerja Ngebut

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:59 WIB

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:48 WIB

Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 21:40 WIB

5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda

Senin, 8 Juni 2026 - 12:58 WIB

JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:04 WIB

Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB