Infografis Prestasi Sumbar di  PON: 1985 Tahun Terbaik, 2000 Terburuk, 2021….??

Penulis -

Selasa, 8 Juni 2021 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Rizal Marajo

Padang, prokabar – Pekan olahraga Nasional  (PON) XX  2021 akan  digelar di Papua. Jika jadwal sesuai rencana, Oktober mendatang,  maka lebih kurang hanya tinggal 3 bulan lagi waktu bersih bagi provinsi peserta untuk melakukan persiapan.

Waktu tiga bulan, bukan waktu yang panjang untuk menghadapi sebuah iven berskala nasional.  Bahkan hari-hari sekarang,  sudah mulai masuk fase klimaks persiapan.

Kontingen Sumatra Barat yang kali ini mengusung target 16 emas di Papua akan  menjadi sebuah tugas berat, khususnya bagi KONI Sumbar yang baru saja mempunyai kepengurusan baru pimpinan Agus Suardi. Mau tak mau, fokus harus diarahkan pada persiapan PON.

Jika ditelusuri prestasi Sumatra Barat di arena Pekan Olahraga Nasional (PON) dari masa ke masa tergolong turun naik. Secara umum, prestasi Sumbar tidak terlalu menonjol, tapi juga tidak terlalu buruk, sejak PON pertama digelar.

Prestasi terbaik Sumbar didapat saat PON XI tahun 1985 di Jakarta. Saat itu, Ranah Minang mampu masuk 10 besar perolehan medali. Dengan raihan 19 Emas, 14 perak, dan 15 Perunggu, Sumbar bertengger di peringkat tujuh.

Baca Juga :  Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar

Dengan peringkat itu, Sumbar menjadi kontingen terbaik di Sumatra, dan nomor dua untuk provinsi luar Pulau Jawa. Tim Luar Jawa yang mampu mengungguli medali Sumbar adalah Sulawesi Selatan.

Saat itu, Sumbar meraih banyak medali emas dari cabang andalan Angkat berat, dengan mengandalkan atlet-atlet seperti Nanda Telambanua, Eddy Hermanto, Thomas Gomes, dan Yulius Beng.

Selain angkat berat gulat juga menyumbang medali, dengan pegulat-pegulat handal seperti Afrizal Rambo, Rusdi, Ilmarizal, Afrizal Rusli dan lain-lainnya.

Disamping itu, senam juga menytumbang tiga medali emas, dengan masih mengandalkan alm Syaiful Nazar,  sedangkan atletik mengandalkan pelompat tinggi putri Nini Patriona.

Ada masa terbaik ada masa terburuk. Hasil paling minor terjadi di PON XV di Jawa Timur tahun 2000. Tak satupun medali emas dibawa pulang, dan menempati urutan ke-26 alias juru kunci. Andai Saat itu Provinsi Timor Timur masih masuk Indonesia, mungkin Sumbar masih bisa terhindar dari juru kunci.

Baca Juga :  Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar

Data lain, keikutsertaan dengan bendera Tuah Sakato Sumatra Barat, terjadi saat PON V 1961 di Bandung. Sedangkan PON Pertama di Solo, sampai PON IV di Makassar 1957, Sumbar masih bernama Sumatra Tengah, yang wilayahnya juga meliputi Riau dan Jambi>

Kabar positif lainnya bagi Sumbar di arena PON, sejak terpuruk di PON XV 2000, grafik pretasi Sumbar menunjukkan grafik yang terus naik dalam empat kali PON terakhir. PON XIX 2016 Jawa Barat, Sumbar berada di peringkat 11 dengan raihan 14 emas, 10 perak, dan 20 perunggu.

Bagaimana PON XX 2021 Papua?

Prestasi Sumbar di PON 

NO PON TAHUN LOKASI MEDALI SUMBAR PERINGKAT
1 PON I 1948 Solo Tidak Ikut Tidak Ikut
2 PON II 1951 Jakarta 1 – 1 – 0 IX
3 PON III 1953 Medan 0 – 1 – 3 XI
4 PON IV 1957 Makasar 1 – 3 – 0 IX
5 PON V 1961 Bandung 1 – 3 – 2 X
6 PON VI 1965 – G30S –
7 PON VII 1969 Surabaya 0 – 0 – 1 XXII
8 PON VIII 1973 Jakarta 1 – 3 – 3 XVI
9 PON IX 1977 Jakarta 1 – 2 – 4 XV
10 PON X 1981 Jakarta 10 – 7 – 8 VIII
11 PON XI 1985 Jakarta 19 – 14 – 15 VII
12 PON XII 1989 Jakarta 12 – 12 – 12 X
13 PON XIII 1993 Jakarta 3 – 9 – 8 XX
14 PON XIV 1996 Jakarta 4 – 11 – 16 XX
15 PON XV 2000 Jawa Timur 0 – 4 – 7 XXVI
16 PON XVI 2004 Sumatera Selatan 6 – 9 – 25 XXI
17 PON XVII 2008 Kalimantan Timur 8 – 15 – 39 XVI
18 PON XVIII 2012 Riau 12 – 12 – 25 XI
19 PON XIX 2016 Jawa Barat 14 – 10 – 20 XI
Baca Juga :  Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar
Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026
Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Daerah Mulai jujur, KONI Pessel Minta Pelaksanaan Porprov Ditunda
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB