Padang Panjang, Prokabar– Dr. Yandri, S.Sn., M.Sn. terpilih sebagai Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang periode 2026–2030. Pemilihan berlangsung dalam forum Senat Akademik ISI Padangpanjang, Kamis (1/10/2026).
Dr. Yandri memperoleh 30 suara dari total 46 suara. Calon lainnya, Dr. Febri Yulika, S.Ag., M.Hum., mendapatkan 12 suara, sementara Dr. Irwan, S.Pd., M.Pd. memperoleh 0 suara, dan terdapat 4 suara tidak sah. Proses pemilihan melibatkan Senat Akademik dan keterwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebesar 35 persen.
Dr. Yandri merupakan akademisi Program Studi Desain Produk dengan jabatan Lektor Kepala dan anggota Senat ISI Padangpanjang periode 2022–2026. Ia menggantikan Dr. Febri Yulika yang memimpin institusi pada periode sebelumnya.
Terpilihnya Dr. Yandri membuka fase baru kepemimpinan ISI Padangpanjang. Tantangan ke depan mencakup penguatan mutu akademik, pengembangan ekosistem seni dan budaya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan riset dan penciptaan artistik, serta perluasan jejaring nasional dan internasional.
ISI Padangpanjang yang berawal dari KOKAR, ASKI, dan STSI hingga menjadi institut pada 2010 diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi seni di kawasan barat Indonesia. Kepemimpinan 2026–2030 diarahkan untuk membangun tata kelola yang kolegial, transparan, dan akuntabel dengan menempatkan seni sebagai jantung institusi.
















