Hujan Lebat, Empat Unit Rumah di Pessel Nyaris Tertimbun

Penulis -

Sabtu, 15 Februari 2020 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar – Hujan deras di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, pada Jumat (14/2), menimbulkan banjir dan longsor, sehingga mengakibatkan akibat empat rumah warga tertimbun.

Informasi dihimpun Prokabar.com Sabtu (15/2), empat rumah warga yang tertimbun longsor terjadi di Kecamatan Bayang, yakni rumah milik Asril (65 ) warga Lereng Bukit, Kenagarian Gurun Panjang, Siti Afrida (51), warga Bukit Putuih, Kenagarian Talaok.

Kemudian, rumah milik Hendri Eka Putra (48) warga Kampung Lereng Bukit, Kenagarian Gurun Panjang dan Datuk Medan (56) warga Kampung Putih, Kenagarian Gurun Panjang Selatan.

Salah seorang pemilik rumah yang tertimpa longsor, Aprial (65) mengungkapkan, longsor menimbun dua kamar bagian belakang rumahnya serta dua unit sepeda motor miliknya juga tertimbun longsor.

“Kejadian, terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, saat itu masih dalam kondisi hujan deras,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini kondisi rumahnya masih tertimbun longsor dan belum dapat di evakuasi.

“Satu unit motor saya sudah berhasil dikeluarkan dari material longsor, sementara satu lagi masih tertimbun,” ujarnya

Selain longsor katanya, akibat hujan deras yang terjadi pada Jumat sore kemarin itu, juga mengakibatkan banjir dibeberapa kenagarian di Kecamatan Bayang Utara.

“Sekitar puluhan rumah warga juga terendam banjir, dan banjir juga menggenangi akses jalan di sini,” ujarnya lagi

Kepada wartawan Kepala BPBD Pessel, Herman Budiarto mengatakan, akibat intensitas hujan yang cukup tinggi yang terjadi kemaren, mengakibatkan banjir dan longsor terjadi dibeberapa wilayah di Pessel.

Dimana katanya, banjir terjadi di Kota Painan, Kecamatan IV Jurai, dan Kecamatan Bayang Utara. Selain banjir, akibat hujan deras juga terjadi longsor di Kecamatan Bayang Utara.

“Longsor di Bayang ada dua titik yaitu, di Kampung Gunung Cerek dan Lereng Bukit,” ujarnya.

Ia menambahkan, akibat longsor yang terjadi di Bayang, akses jalan di Kampung Lereng Bukit tertimbun longsor dan belum bisa dilewati.

“Sekarang belum bisa dilewati, karena alat berat dari PU masih bekerja untuk membuka akses jalan,” ujarnya.

Katanya, untuk empat unit rumah warga yang tertimbun longsor itu, tidak terlalu parah. Hanya bagian belakang rumah warga saja yang tertimbun longsor.

“Rumah warga tidak ada yang rusak parah, tertimbun dibagian belakang rumahnya saja. Setelah jalan ini dikerjakan PU nantinya juga akan membantu mengerjakan rumah yang tertimbun,” tutupnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB