Hiiiii, Warga Tangkap Pocong di Solok

Penulis -

Senin, 16 Juli 2018 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solok, Prokabar – Masyarakat di Nagari Talang, Solok, menangkap pocong. Tak tanggung tanggung tiga pocong ditangkap sekaligus. Pocong ini diketahui sering mengganggu warga yang sedang melintasi jalan.

Namun setelah diperiksa, ternyata ketiga pocong bukan pocong asli, tapi ulah tiga pemuda setempat untuk menakut-nakuti warga. Tak jarang, warga pontang-panting ketika melihat aksi ketiga pemuda itu. Rata-rata yang jadi korban adalah pengguna jalan. Mereka kerap beraksi pada dinihari.

Penangkapan ketiga pemuda usil yang enggan menyebutkan namanya itu berawal ketika salah seorang korban yang belakangan diketahui mantan sekretaris Camat Gunung Talang Yuspardi Malin mengaku melihat pocong di pinggir jalan.

Kebetulan waktu itu, Sejumlah pemuda tengah begadang di kawasan Koto Gaek, Nagari Talang. Yuspardi menyampaikan temuan yang sempat membuat anak istrinya takut.

“Waktu itu kami kebetulan tengah begadang sambil ronda, tiba-tiba datang pak Yuspardi dengan mimik cemas dan mengatakan ada pocong di pinggir jalan,” kata pemuda setempat Rahmat Halilintar, Senin (16/7).

Penasaran, pemuda setempat lantas mendatangi lokasi jalan yang disebut-sebut ditunggui pocong. Ternyata, yang dikatakan Yuspardi bukan isapan jempol belaka.

Awalnya, para pemuda sempat takut lantaran memang terlihat ada pocong. Ingin memastikan itu pocong itu asli atau tidak, para pemuda mencoba melempar ketiga pocong dengan batu.

Tak disangka, pocong yang kena lemparan batu itu meringis kesakitan. Sadar penyamarannya diketahui, ketiga pocong lansung kabur ditengah heningnya pagi jelang subuh itu.

Setelah diwarnai aksi kejar-kejaran, para pocong berhasil ditangkap. Untuk memberikan efek jera, para pocong itu diganjar dengan hukuman berdiri di pinggir jalan sampai pagi dan disaksikan masyarakat setempat. (*/kp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB