Peristiwa

Hebat, 4 Program Terobosan Pelayanan Perizinan Di Padang Pariaman

Padang Pariaman, Prokabar – Kabupaten Padang Pariaman merupakan salah satu daerah Provinsi Sumatera Barat memiliki luas wilayah 1.328,79 Km2 dengan jumlah penduduk mencapai 400.000 jiwa. Memiliki angka wilayah dan penduduk yang cukup luas, dengan empat wilayah terpisah-pisah. Seperti Wilayah Utara (Batang Gasan, V Koto Kampung Dalam, Aur Malintang dan Sungai Geringging) Wilayah Tengah (V Koto Sungai Sariak, V Koto Timur, Padang Sago, Patamuan, 2 x 11 Kayu Tanam, 2 x 11 Enam Lingkung Dan Parit Malintang, Nan Sabaris). Sebelah Selatan (Sintoga, Lubuk Alung, Batang Anai). Serta bagian Barat (Ulakan Tapakis dan Nan Sabaris).

Melihat pemetaan wilayah penduduk dengan jarak tempuh cukup jauh dari sumber pelayanan publik, memacu Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman beserta jajarannya harus kreatif dan inovatif melakukan terobosan. Seperti Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu dan Perizinan (DPMPTP) Padang Pariaman ini.

Sesuai dengan UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik serta Perbup nomor 04 tahun 2017, pelimpahan kewenangan dibidang perizinan dan non perizinan kepada perangkat daerah, membuat 122 jenis perizinan dan 6 jenis non izin tidak lagi harus ditandatangani langsung Bupati Padang Pariaman.

Ada 4 Program terobosan baru yang sangat inovatif dan kreatif, memudahkan pelayanan perizinan bagi masyarakat Padang Pariaman, yaitu ;

1. Melayani Dengan Elok (Efisien, Lancar, Optimal dan Konsisten).
Merupakan moto dari Sistem pelayanan yang dibentuk Jajaran DPMPTP untuk melayani masyarakat penuh tanggungjawab. Dimulai tatakrama pelayanan, penataan ruangan, baju seragam, serta penyediaan ruangan dan minuman untuk masyarakat yang datang ke kantor perizinan tersebut.

2. Program Sejati (Sehari Jadi Gratis).
Enam bulan terbentuk, DPMPTP Padang Pariaman langsung merilis program Sejati, yaitu Sehari Jadi Gratis. Surat perizinan yang diajukan masyarakat ditargetkan Sehari tuntas. Bergantung pada kelengkapan persyarakat yang diajukan. Pengurusan izin seperti SIUP, TDP, IUJK, PIRT, TDG dan surat izin praktek.

3. Program Simpel (Sistem Informasi Perizinan Elektronik).
Adalah Sistem pelayanan Berbasis android. Jadi masyarakat tidak lagi harus datang ke kantor untuk melakukan perizinan. Masyarakat yang memiliki android, cukup memgunduh google playstore dan program Simpel melalui website. perizinanpadangpariamankab.go.id. Melalui wabsite ini, masyarakat juga bisa memberikan saran, kesan dan keluhan sehingga dapat menjadi masukan atau bahan evaluasi dari DPMPTP.

4. Program AJEP (Antar Jemput Perizinan).
Program yang memberi kemudahan kepada masyarakat. Program yang melayani dengan menjemput hingga mengantarkan langsung surat izin yang diminta masyarakat. Dijemput dan diantar langsung ke rumah masyarakat, dengan ketentuan telah melengkapi persyaratan yang telah ditentukan sesuai surat izin diajukan, serta memberikan alamat yang jelas dan pasti. DPMPTP juga sudah menjalin MOU dengan PT. Pos Indonesia dalam program AJEP, sehingga dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan. Program ini sudah berjalan sejak awal Januari 2018 ini.

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top