Hari ke Empat di Sulteng, Ini yang Dialami TRC Semen Padang di Donggala

Penulis -

Minggu, 7 Oktober 2018 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Hari ke empat di lokasi bencana gempa dan tsunami yang memporak porandakan Palu, Donggala dan Sigi, Provinsi Sulteng, Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang melanjutkan pencarian korban yang masih hilang.

Pencarian kali ini, dilakukan di Desa Tawaeli, Wani 1, Kabupaten Donggala. Namun pada hari ke empat melakukan misi kemanusian, TRC terpaksa menarik diri dan kembali ke camp untuk sementara, mengingat situasi sudah mulai tak kondusif.

“Tadi siang kami dan relawan lainnya terpaksa menghentikan pencarian, karena banyak korban yang meminta para relawan untuk mengevakuasi harta bendanya berupa sepeda motor dan harta benda lainnya,” kata koordinator TRC di Palu, Marsudi saat dihubungi dari Padang, Minggu, 7 Oktober 2018.

Penghentian pencarian itu dilakukan pada pukul 16.00 WITA, dan itu merupakan instruksi dari Basarnas Palu. Setelah dihentikan, kata dia, TRC bersama relawan dari berbagai instansi lainnya kemudian kembali ke base camp untuk istirahat.

“Besok pencarian akan kembali kami lakukan. Pencarian terhadap korban hilang tadi siang, hasilnya nihil. Pengakuan dari beberapa relawan lainnya, di Desa Tawaeli ini ada tercium bau yang diduga berasal dari mayat manusia,” ujarnya.

Pengakuan beberapa warga di Desa Tawaeli, Wani 1, sebut Marsudi terdapat empat orang yang dilaporkan hilang. Mudah-mudahan pada pencarian besok, keempat warga yang hilang itu berhasil ditemukan.

“Di kawasan Wani 1, perekonomian sudah mulai berangsur pulih. Beberapa toko di kawasan tersebut sudah mulai beroperasi. Meski begitu, bantuan logistik masih dibutuhkan oleh para korban,” ujarnya.

Sebelumnya, PT Semen Padang merasa prihatin dan terpanggil untuk ikut serta melakukan penanggulangan bencana dengan mengirim relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke Palu. Pengiriman relawan itu dilepas oleh Direktur Utama PT Semen Padang, Yosviandri di Ruang Rapat Kantor Pusat PT Semen Padang, Selasa, 2 Oktober 2018 malam.

Pada pelepasan tersebut, turut hadir Direktur Operasional Firdaus, Direktur Keuangan, Tri Hartono Rianto, Kadep Komunikasi Perusahaan, Oktoweri, Kabiro Komunikasi & Umum, Nur Anita Rahmawati, dan Kabiro CSR, Muhamad Ikrar.

Koordinator TRC Semen Padang Kiki Warlansyah mengatakan, relawan yang dikirim ke lokasi bencana Sulteng itu merupakan relawan yang telah memiliki kemampuan Urban SAR dan Vertical Rescue, dan mereka telah disertifikasi.

Selama berada di lokasi bencana, para relawan nantinya akan bergabung dengan Basarnas dan Pusdalops BNPB, serta tim dari PT Semen Tonasa untuk melakukan pencarian terhadap korban yang masih hilang, dan ikut ambil bagian untuk mengevakuasi, serta melakukan penanganan para pengungsi.

“Tim relawan yang kami berangkatkan itu akan berada di Palu selama masa tanggap darurat, yaitu sampai 11 Oktober mendatang. Mereka terdiri dari Marsudi sebagai koordinator tim, dengan anggotanya Safarudin, Rathomy Andika, Herwan Nazar, Indra YB, Syaiful Amrie, dan Tomi Darma,” katanya.(*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB