Harga Cabai di Pasaman Barat Naik

Penulis -

Sabtu, 19 Mei 2018 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman Barat, Prokabar – Harga cabai merah awal Ramadhan di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mengalami kenaikan.
“Benar, kenaikan harga cabe merah ini sudah terjadi sejak awal ramadhan. Rata-rata kenaikan cabai merah mencapai Rp10.000 perkilogram,” kata salah seorang warga, Ita (36) di Simpang Empat, Sabtu.
Menurutnya sebelumnya satu kilogram cabai merah hanya Rp28.000 sampai Rp30.000 per kilogram namun saat ini harga naik mencapai Rp40.000 perkilogramnya.
Salah seorang pedagang cabai merah di pasar Padang Tujuh, Imam mengatakan kenaikan harga cabai disebabkan tingginya permintaan masyarakat dan minimnya stok di pasaran.
Terlebih saat ini sebagian masyarakat membutuhkan cabai merah untuk memasak daging dan kebutuhan berbuka dan sahur.
“Sekarang satu kilogram cabai merah dijual Rp40.000, padahal sebelumnya hanya dijual berkisar Rp28.000-Rp30.000 perkilogram,” ujarnya.
Meskipun terjadi kenaikan harga, sejumlah masyarakat tetap berbelanja dan membelinya karena saat ini sebagian besar masyarakat sangat tergantung kepada cabai merah dalam membuat masakan.
Apalagi disetiap awal ramadhan tradisi masyarakat selalu memasak daging sehingga membutuhkan cabai merah.
Ia memprediksi kenaikan harga cabai merah akan terus terjadi hingga akhir ramadhan nanti. Sebab kebutuhan dan konsumen cabai merah terus meningkat, sementara stok pada agen semakin menipis.
“Saat ini sebagian pedagang di Pasaman Barat masih menjual cabe hasil panen petani lokal, namun besar kemungkinan stok cabe lokal akan habis selama satu minggu ini,” sebutnya.
Ia menambahkan, akibat atok lokal habis maka pedagamg harus bergantung stok cabai dari luar Pasaman Barat. Sehingga dipastikan harga jual juga ikut naik. (*/upk)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB