Gubernur Sumbar : 76 persen Pasar Rakyat di Sumbar Tidak Layak

Penulis -

Selasa, 6 April 2021 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pariaman, Prokabar – Gubernur Sumbar Mahyeldi menyebut 76 persen dari 516 pasar rakyat di Sumatra Barat belum layak.

Mahyeldi menyebut kondisi ini dalam kunjungan Wakil Presiden Maaruf Amin, Mentri Perdagangan Muhammad Luthfi berserta sejumlah Wakil Mentri.

Ketidaklayakan tersebut akibat bangunan serta sarana dan prasarana yang tidak memadai.

Pemprov Sumbar berencana memprioritaskan pembangunan lima pasar rakyat di Sumatera Barat, yang memiliki fungsi strategis.

Baca Juga:

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Pasar Serikat C di Tanah Datar, dengan nilai pembangunan Rp 50 M sudah mendapat persetujuan Presiden Joko Widodo pada 2019.

“Namun, belum ada kelanjutan sampai sekarang, mohon pak Wapres bisa melanjutkan revitalisasi,” ungkap Mahyeldi.

Selain itu, Pemprov Sumbar juga berharap dukungan Pasaraya Fade VII di Kota Padang, Pasar Koto Baru, Pasar Basah di Pariaman, serta Pasar Bawah di Bukittinggi.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Kemaren kita dengan pak Menteri Perdagangan sudah mengunjungi Pasar Bawah, kondisinya memprihatinkan.”

“Padahal Bukittinggi merupakan kota wisata dan perdagangan, kami sangat berharap pemerintah pusat bisa memprioritaskan pembangunan pasar ini,” jelas Gubernur Sumbar.

Baca Juga Milenialisme.com

Selain pasar rakyat, Gubernur Mahyeldi juga meminta dukungan pemerintah pusat untuk memperbaiki akses jalan bandara – Pariaman melewati pantai.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Provinsi sudah menganggarkan Rp 7,5 M untuk perbaikan jalan tersebut,” papar Mahyeldi.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden memerintahkan kepada kementrian terkait untuk mencatat harapan dari Gubernur Sumbar dan Walikota Pariaman.

“Pak Menteri, Pak Wamen mohon dicatat apa yang disampaikan tadi, Insya Allah akan kita lakukan, tapi tentu saja ini butuh proses dan masalah kue yang dibagikan tnetu terbatas, namun pemerintah komit untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” pungkas Wakil Presiden. (laf)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru