Peristiwa

Gubernur Sumatra Barat Serahkan Sertifikat Hafiz Qur’an Kepada Santri PontrenMu Kauman

Dibaca : 346

Padangpanjang, Prokabar – Gubernur Mahyeldi menyerahkan sertifikat tanda kelulusan sebanyak 128 bagi para penghafal Qur’an yang merupakan santriwan – Santriwati Pondok Pesantren Muhammadiyah (PontrenMu) Kauman Padangpanjang.

Kegiatan penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis saat menghadiri Wisuda Tahfiz Quran angkatan ke 10 yang digelar di halaman PontrenMu jalan RI Dt Sinaro Panjang nomor 1-6 Kelurahan Tanah Pak Lambiak. Sabtu, 10 April 2021.

Mahyeldi mengapresiasi acara wisuda para hafidz (penghafal Alquran) yang merupakan program unggulan PontrenMu Kauman.

Dalam sambutannya beliau berpesan agar program hafiz quran terus digalakkan dan lebih masif dilaksanakan oleh pondok pesantren.

“Saya sangat bangga dengan anak-anak yang sudah bisa hafal Al- Qur’an. Selamat kepada anak-anakku santri PontrenMu Kauman Padangpanjng yang hari ini diwisuda menjadi hafidz Qur’an. Mudah-mudahan menjadi pemimpin-pemimpin Indonesia di masa depan dan menjadi ulama-ulama hebat di masa depan,” ucapnya.

Wisuda para penghafal Al Qur’an ini menurut Buya Mahyeldi tentunya sejalan dengan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar yakni Satu Desa Satu Hafidz Al Qur’an. Untuk itu, Buya Mahyeldi mengajak pemerintah daerah yang ada di Sumbar bisa bekerjasama demi memaksimalkan program seperti ini.

“Seorang Hafidz atau Penghafal Al-Qur’an 30 juz bisa menyelematkan 10 anggota keluarganya dari siksaan api neraka di akhirat kelak. Jika di suatu negeri ada anak yang mampu menghapal 30 juz Al-Qur’an, maka negeri itu akan diberkahi oleh Allah SWT, seperti halnya Mekkah, Madinah dan Palestina,” sebut Mahyeldi.

Sementara menurut Asrul, Wakil Walikota yang menghadiri kegiatan tersebut menyebutkan bahwa PontrenMu senantiasa melahirkan program-program keagamaan yang mana hal itu membantu program pemko dalam hal keagamaan.

“Kami dari pemerintahan kota akan terus mendukung setiap program pondok pesantren yang mana program tersebut sesuai dengan program pemerintahan kota. Apalagi kita akan menjadi tuan rumah MTQ, tentu program tahfiz sangat membantu untuk melahirkan calon-calon kafilah MTQ nantinya” Katanya.

Sejalan dengan itu Mudir PontrenMu, Derliana, MA mengatakan, kewajiban mengajarkan anak membaca Al-Qur’an ada pada orangtuanya tapi sebagai orang tua asuh disini juga memiliki tanggungjawab yang sama besarnya. Oleh karena itu program tahfiz menjadi hal yang wajib diikuti oleh semua santri yang menimba ilmu dipontrenMu.

Halaman : 1 2

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top