Gempa Magnitudo 4,8 Sebabkan Sejumlah Rumah Rusak di Tanah Datar

Penulis -

Jumat, 2 Mei 2025 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar- Sejumlah rumah rusak ringan setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 skala richter mengguncang wilayah Padang Panjang pada Jumat, (2/5) siang. Kerusakan  beberapa rumah itu terjadi di Nagari Andaleh, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar.

Sekretaris Wali Nagari (desa) Andaleh, Yossi Frangkosingga, mengatakan tiga rumah rusak berada di Jorong Koto Gantiang. Rumah tersebut dihuni warga bernama Buyung, Miswati, dan satu warga lainnya.

“Dari ketiga rumah tersebut, rumah Buyung dinilai cukup parah, dindingnya patah sehingga bisa terlihat dari luar,” kata Dt Yossi Frangkosingga saat ditemui di kantor Walinagari.

Meski mengalami keretakan, dia menyebut bahwa ketiga rumah tersebut masih layak huni. Namun, untuk memastikan tingkat kerusakan diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak teknis.

“Kalau parah tidak parahnya saya tidak bisa katakan, biar orang teknis lah yang menyampaikannya. Apakah ini rusak ringan, rusak sedang, ataupun berat,” kata dia.

Menurut Yossi, guncangan gempa di Nagari Andaleh dan sekitarnya terasa cukup kuat. Pemerintah nagari juga terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

“Sejak Gunung Marapi mulai erupsi, kita sudah sering sampaikan himbauan. Karena biasanya erupsi gunung disertai dengan gempa. Jadi kami selalu mengingatkan warga kami untuk selalu hati hati dan waspada,” katanya.

Sementara itu Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Datar Zul Doni Putra menyampaikan tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka akibat gempa tersebut.

Namun pihaknya masih terus melakukan pemantauan dan memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati jika terjadi bencana baik gempa, maupun bencana alam lainnya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB