FPBM 2018 Dihelat, ini agendanya

Penulis -

Sabtu, 10 November 2018 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, akan kembali menghelat Festival Pesona Budaya Minangkabau (FPBM) 2018. Dijadwalkan, event tahunan ini akan digelar pada tanggal 28 November hingga 2 Desember 2018.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Tanah Datar, Abdul Hakim di Batusangkar, mengatakan kegiatan tersebut akan menampilkan beragam kegiatan budaya, kesenian, hingga kuliner yang ada di Kabupaten Tanah Datar. Selain itu, juga akan disuguhkan pawai budaya Minangkabau, arakan jamba, makan bajamba, penyerahan rekor MURI minuman kopi kawa daun terbanyak serta kirab Raja-raja Nusantara.

Selanjutnya juga akan digelar pagelaran budaya kabupaten/kota se Sumbar, pameran matrilineal, Pagaruyung Expo, fashion show Authentic Minangkabau, Pameran Benda-benda pusaka, aneka lomba permainan anak nagari Minangkabau, Pacu Jawi dan Hiburan.

“Selama pelaksanaan kegiatan tersebut nantinya akan ada beragam atraksi budaya, pameran, kuliner serta aneka perlombaan anak nagari,” katanya, Sabtu (10/11).

Kegiatan yang akan digelar selama lima hari tersebut nantinya akan dilaksanakan pada tiga tempat, yaitu Istano Basa Pagaruyuang, Lapangan Cindua Mato dan Gedung Nasional.

Selain itu festival itu juga akan dihadiri oleh Raja-raja Nusantara yang bertepatan dengan pelaksanaan Festival Keraton Nusantara ke-XII tahun 2018 yang juga dilaksanakan di Luhal Nan Tuo.

Dalam pembukaan nantinya, Abdul Hakim menambahkan kegiatan rencananya akan dibuka secara langsung oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Puan Maharani.

“Kegiatan ini nantinya juga akan dihadiri oleh raja dari Negeri Sembilan Malaysia,” ujarnya.

Sementara itu Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Tanah Datar, Edi Susanto mengatakan kegiatan FPBM merupakan salah satu even budaya yang sudah masuk dalam 100 wonderfull Indonesia.

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan kegiatan terakhir yang digelar oleh pemerintah Tanah Datar untuk tahun 2018.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis
Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 
Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional
Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir
Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek
Festival Nan Jombang Tgl3 Hadirkan Takbiran Meriah dari PUSAKOSAKTI MINANGKABAU
Geger Sepehi 1812: Kementerian HAM Dukung Penuh Repatriat Equity Claiming Aset Sri Sultan HB II
Ukir Sejarah, Tridaya Festival Libatkan Seluruh Pemuda Desa Borobudur Ciptakan Kerukunan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis

Senin, 6 Juli 2026 - 11:48 WIB

Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 

Minggu, 23 November 2025 - 05:32 WIB

Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional

Jumat, 21 November 2025 - 07:34 WIB

Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir

Sabtu, 12 Juli 2025 - 08:54 WIB

Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB