Foto Orang Berdarah Jangan Disebar !!!

Penulis -

Minggu, 13 Mei 2018 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, Prokabar – Bom di tiga gereja di Surabaya, memberi indikasi ada masalah dengan keamanan. Negeri makin tak aman jika foto korban berdarah-darah disebar di medsos.

“Itu melanggar kode etik dan melukai kemanusiaan,” kata seorang warga Purwadiman di Surabaya, tadi.
Benar, foto- foto mengerikan jangan menjadi kosumsi publik karena akan dilihat siapa saja.

Banyak imbauan beredar. Ini misalnya :

Udah pada denger kan ya ada teror bom di surabaya? Dari tindakan teror ini, TOLONG:
(1) jangan repost / share / ngeblast foto2 kejadian teror — Kalopun kalian terima, SIMPEN SENDIRI. makin kalian share, makin tercapai tujuan teror.
(2) cari info berita dari media yang sah dan jelas (kompas, metro, republika dll) – jangan dari hasil website abal2 / blog ga jelas. BUKAN SOAL INFO CEPET, tapi INFO YANG BENAR.
(3) stay safe for the next two weeks. Udah mau deket ramadhan – teror mau cari perhatian. Jangan lupa berdoa ya.

Selain itu juga ini ada juga netizen yang share ini :

Imbauan utk rekan2 terkait peristiwa bom bunuh diri di Sby jumlahnya ada sekitar 5 gereja,..
Atas kejadian tsbt Agar jangan menshare foto2 kerusakan dan korban dr aksi terorisme krn akan menyenangkan dan menggelorakan semangat teroris… Kurangi atau hentikan penyebaran foto korban dan/atau kerusakan yg mengerikan. Foto yg mengerikan adalah wujud teror dan provokasi..Menyebarkan foto spt itu merupakan tujuan utama dr teroris… Kita jgn sampai mjd alat dr tujuan teroris. (ina)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB