Padang, Prokabar – Trend politik saling serang masalah pribadi calon gubernur, dikritik oleh Febby Dt Bangso. Hal ini menurut FDB akan menurunkan kualitas demokrasi, yang seharusnya saling adu gagasan.
Salah satu yang diserang adalah Audy Joinaldy, yang berniat maju sebagai Cawagub mendampingi Mahyeldi. Lawan politik menyerang karena Audy tidak bisa berbahasa Minang.
“Biarkan saja mengalir, biarkan audy sosialisasi walau audy belum bisa berbahasa minang tapi niatnya pulang kampung harus kita apresiasi,” kata Febby.
“Anak muda harus kita beri ruang , biar semuanya berproses , jangan baru tumbuh sudah digunting tidak baik itu,” lanjutnya.
Febby menilai serangan ke pribadi calon ini akan membuat masyarakat terpecah. Akibatnya akan merusak tatanan kehidupan masyarakat yang sudah terpelihara sejak lama.
“Sudah saatnya masyarakat bersama jangan jadi korban politik calon, lihat saja saat pilpres, pendukung prabowo mati matian menyerang Jokowi, toh akhirnya jadi Menhan Kabinet Jokowi , ini pelajaran untuk kita semua,” papar Ketua DPW PKB Sumbar ini.
Febby mengajak calon yang akan bertarung untuk ikut mengedukasi pemilih. Salah satunya dengan saling membicarakab ide dan gagasan yang akan diusung paslon.
“Saya berharap agar semua team pendukung bacalon gubernur dan wagub bisa mengedukasi pemilih untuk smart dan kampanye sehat , jangan lupa pakai masker,” pungkasnya.(rls)
















